Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Maling Tabung Gas Elpiji yang Viral Akhirnya Tertangkap

Wawan-Wawan Lastiawan • Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:55 WIB
Kapolsek Balikpapan Barat Komisaris Djoko Purwanto merilis pengungkapan kasus pencurian tabung elpiji yang sempat viral beberapa waktu lalu.
Kapolsek Balikpapan Barat Komisaris Djoko Purwanto merilis pengungkapan kasus pencurian tabung elpiji yang sempat viral beberapa waktu lalu.

 

BALIKPAPAN-SN, salah satu pelaku pencurian puluhan tabung elpiji 3 Kg di salah satu toko kawasan Baru Ilir, Balikpapan Barat pada 4 Oktober 2022 lalu akhirnya diciduk jajaran Polsek Balikpapan Barat.

Aksi pencurian SN sempat viral di media sosial setelah rekaman kamera closed circuit television atau CCTV toko tersebar di jagat maya.

Kapolsek Balikpapan Barat Komisaris Djoko Purwanto menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, SN tak sendirian. Dia bersama salah satu rekannya, RS yang berstatus DPO.

Djoko mengatakan, sebelum beraksi, SN dan RS tersebut mengendarai sebuah sepeda motor dan melihat toko dalam keadaan terbuka dinihari pukul 01.00 Wita.

Melihat kesempatan itu, tersangka RS masuk ke dalam toko dan mengambil sedikitnya 27 tabung gas tiga kilogram. Dia juga mengambil 24 botol minyak goreng. 

"Yang masuk (ke toko) RS, sementara rekannya SN di luar memantau situasi. Setelah berhasil mengambil barang di toko, mereka kabur menggunakan sepeda motor," kata Djoko, Selasa (11/10).

Aksi dua pencuri ini diketahui pemilik toko yang merasa barang dagangannya berkurang. Benar saja, saat mengecek CCTV,  ada dua orang yang masuk dalam toko dan mengambil tabung gas elipiji serta minyak goreng.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Balikpapan Barat. Berbekal laporan korban dan rekaman CCTV yang viral, jajaran Polsek Balikpapan Barat akhirnya berhasil menangkap pelaku. 

"Pelaku baru satu yang berhasil ditangkap, yakni SN. Untuk rekannya RS masih dalam pengejaran," terang Djoko. 

Kepada aparat, pelaku SN mengaku jika barang curian berupa tambung elpiji dan minyak goreng hanya dalam sekali angkut. "Satu kali angkut. Bisa sembilan tabung di depan. Sebagian dipegang rekannya," tuturnya. 

Barang hasil curian tersebut sempat dijual oleh pelaku. Untuk tabung gas elpiji dijual Rp 100 ribu per tabung. "Dijual pak, karena keadaan ekonomi," kata SN. (hul)

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan