Sebuah pembunuhan yang menggemparkan terjadi di Banjarbaru. Seorang pekerja seks komersial (PSK) tewas di tangan pelanggannya. Kejadian tragis tersebut terjadi pada Kamis (13/07) dini hari di eks lokalisasi Pembatuan.
Korban, yang bernama N (33), ditemukan tanpa busana hanya mengenakan bra, terbaring di atas kasur dalam sebuah kamar di kawasan tersebut.
Informasi dari saksi mata dan sumber kepolisian mengungkapkan bahwa pembunuhan ini dilakukan oleh seorang pemuda bernama Misran (25) setelah terjadi perselisihan terkait penggunaan kondom.
Misran mengaku merasa sakit hati saat dipaksa oleh korban untuk menggunakan kondom selama kencan mereka. Kekesalan ini memicu perdebatan di antara keduanya, yang berujung pada tindakan kekerasan oleh Misran.
Pelaku berhasil ditangkap setelah dua jam bersembunyi di hutan. Polisi dari Polsek Liang Anggang dengan sigap mengejar dan menangkap Misran. Setelah penangkapan, Misran mengakui bahwa dialah yang membunuh perempuan tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Liang anggang, Kompol Yuda Kumoro Pardede membenarkan bahwa memang telah terjadi kasus pembunuhan di kawasan Pembatuan.
Sementara itu, hasil visum di Rumah Sakit menunjukkan bahwa korban mengalami luka di pipi, mulut, dan leher akibat tindakan kekerasan. Lebih lanjut, korban juga memiliki riwayat penyakit sesak nafas yang cukup parah.
Tetangga korban mengungkapkan bahwa N sering menggunakan alat bantu pernapasan oksigen karena sering mengalami sesak nafas. Namun, penyakit yang dialaminya itu tidak berhubungan langsung dengan penyebab kematian korban. Dalam kasus ini, korban meninggal dunia akibat cekikan yang dilakukan oleh pelaku di bagian leher, menyebabkan kehabisan nafas.
Kematian N meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Dia dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah dalam bergaul dengan tetangga. Kini, keluarga korban sedang mengurus pemakaman dan menghadapi kehilangan yang mendalam. (zkr/yn/ram)