BALIKPAPAN-Sebuah kios Alfamidi di Perum Pesona Bukit Batuah, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, menjadi sasaran perampokan pada Rabu (18/10) malam, sekira pukul 22.30 wita.
Dua orang dengan menggunakan sajam mengancam pekerja yang hendak menutup toko. Mereka memaksa masuk ke dalam toko sembari mengacungkan senjata tajam kepada para pekerja.
Para pekerja yang merasa terancam akhirnya menyerahkan sejumlah uang kepada dua perampok tersebut.
Lantaran panik, pekerja yang dominan perempuan sempat berteriak histeris. Teriakan ini didengar warga, yang kemudian mendatangi tempat kejadian.
“Tadi warga mendengar teriakan pekerja, jadi pada datang. Informasinya malingnya masih di dalam, karyawan juga di dalam,” kata Bambang, warga yang ikut mendatangi lokasi kejadian.
Dua perampok yang masih terjebak di dalam toko lantas mematikan lampu karena dikepung warga. Warga lantas mengambil balok kayu dan batu untuk berjaga-jaga.
Tak berselang lama, warga mendengar suara benda jatuh dari samping toko. Rupanya salah satu pelaku berusaha melarikan diri ke semak-semak dibelakang toko.
"Kami jaga di depan semua, karena mau coba masuk ke dalam toko. Ternyata satu pelaku lompat dari lantai dua terus lari ke semak di belakang," kata Ketua RT 72 Batuah, Opri.
Warga kemudian mengejar pelaku pertama yang melarikan diri, namun tak berselang lama satu pelaku lainnya nekat menerobos kepungan warga di pintu depan toko sambil mengacungkan sajam yang dibawanya.
Warga berusaha menangkap pelaku, namun karena pelaku membawa sajam, warga pun tak berhasil menghentikan pelaku.
"Dia keluar langsung lari dari pintu depan toko. Pelaku ini kabur karena dia keluar sambil mengacungkan sajam, warga tidak ada yang berani mendekat," kata dia.
Aparat dari Polsek Balikpapan Utara dan Jatanras Polda Kaltim yang tiba di lokasi kejadian mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan para saksi, termasuk para pekerja yang menjadi korban. (hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan