Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Petaka Minum Miras di THM Tarakan: 2 Pengunjung dan Satu LC Tewas, Polisi Periksa 3 Lokasi

Redaksi • Senin, 25 Agustus 2025 - 16:19 WIB
DIGELEDAH : Tiga titik dilakukan pengeledahan dan diamankan sejumlah minuman beralkohol.
DIGELEDAH : Tiga titik dilakukan pengeledahan dan diamankan sejumlah minuman beralkohol.

 

TARAKAN – Polres Tarakan terus mendalami kasus dugaan keracunan minuman beralkohol yang menyebabkan tiga orang tewas di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Pattimura, Kelurahan Pamusian, Tarakan. Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Ridho Pandu Abdillah mengatakan, perkara tersebut sudah resmi dinaikkan ke tahap penyidikan. Selain itu, penyidik telah melakukan penggeledahan di tiga lokasi, yakni di rumah pemilik THM di Jalan Kusuma Bangsa, di THM tersebut dan di gudang penyimpanan minuman di kawasan Kampung Empat.

“Ada barang bukti yang kita amankan, yaitu berbagai jenis minuman dari tempat penyimpanan. Semuanya kita sita untuk diperiksa lebih lanjut,” ujar AKP Ridho. Sampel dari minuman-minuman tersebut akan segera dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk diuji kandungan zat berbahayanya.

Sebelumnya, telah didapati dua korban meninggal dunia, yakni satu pengunjung dan satu wanita pemandu lagu (LC) berinisial N. Namun kini jumlah korban bertambah menjadi tiga orang, setelah satu lagi pengunjung berinisial JK dilaporkan meninggal dunia.

“Korban JK sudah dilakukan autopsi, jenazahnya juga sudah dimakamkan. Otopsi dilakukan sebelum dikirim ke daerah asal korban di Pulau Jawa,” tambah Ridho.

Hasil otopsi dua korban tersebut juga telah dikirim ke Puslabfor Mabes Polri di Bogor untuk pendalaman penyebab pasti kematian. Dalam upaya mengungkap kejadian, polisi juga berusaha mengamankan rekaman CCTV dari lokasi THM. Namun, menurut keterangan pemilik THM, sistem CCTV tersebut secara otomatis menghapus data dalam hitungan hari tertentu, sehingga polisi mengalami kendala dalam mendapatkan rekaman saat kejadian.

“Sistem CCTV-nya sudah otomatis terhapus. Jadi ketika kita periksa, datanya sudah terhapus,” terang Kasat Reskrim. Sementara itu, ditambahkan KBO Satreskrim Polres Tarakan, IPTU Eko Susilo, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa sekitar delapan hingga sembilan orang saksi, termasuk teman dari pengunjung yang didapati meninggal dunia.

“Kita sudah periksa teman korban, termasuk saksi dari THM. Informasi sementara dari pemilik THM, minuman tersebut didapat dari temannya yang berada di Balikpapan,” kata Eko.

Penyidik juga akan memanggil saksi-saksi tambahan, termasuk pihak-pihak yang mengetahui kondisi korban sebelum dilarikan ke rumah sakit. “Fokus kita tidak hanya pada pihak di dalam THM saja, tapi juga terhadap pihak luar yang mengetahui awal mula korban mengalami gejala keracunan,” imbuhnya.

Meski penyidikan telah berjalan, namun pihak kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel minuman dan hasil otopsi untuk menguatkan bukti penyebab kematian para korban. “Langkah berikutnya, kita masih mencari saksi tambahan dan mendalami hasil uji lab," singkat Eko. (zar)

 

 

Editor : Indra Zakaria