Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Desa Loh Sumber Inovasi Keripik Tempe, Siap Tembus Pasar Ekspor

Elmo Satria Nugraha • Jumat, 18 Juli 2025 - 21:18 WIB
Keripik tempe Desa Loh Sumber, Loa Kulu (Istimewa)
Keripik tempe Desa Loh Sumber, Loa Kulu (Istimewa)

TENGGARONG – Desa Loh Sumber di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), dikenal sebagai sentra produksi tempe terbesar di wilayah tersebut. Sekitar 80 persen pengrajin tempe di Kecamatan Loa Kulu berasal dari desa ini.

Tak hanya memproduksi tempe segar, Desa Loh Sumber kini berinovasi mengembangkan produk olahan berupa keripik tempe. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas pasar.

“Kami bersama tim penggerak PKK mencoba membuat terobosan melalui pengembangan keripik tempe. Alhamdulillah, kami juga bekerja sama dengan PT MHU,” ujar Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno.

Dukungan dari PT Multi Harapan Utama (MHU) mencakup promosi dan pemasaran produk hingga ke Jakarta. Bahkan, desa ini tengah mempersiapkan rencana ekspor. Rencananya, pada 20 April 2025, manajemen pusat PT MHU akan berkunjung ke desa untuk memberikan edukasi lebih lanjut.

“Insya Allah manajemen PT MHU pusat akan datang untuk mendukung pengembangan produksi,” kata Sukirno.

Meski peluang pasar terbuka lebar, sejumlah hal masih harus dipenuhi, seperti sertifikasi halal, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta penyempurnaan kemasan produk. Saat ini, dua jenis kemasan keripik tempe telah diproduksi.

Selain menyasar pasar ekspor, Desa Loh Sumber juga memperluas distribusi lokal. Kerja sama tengah dijalin dengan minimarket dan warung di Loa Kulu, Tenggarong, Samarinda, hingga Balikpapan.

“Tujuannya agar produk keripik tempe ini dikenal lebih luas dan bisa meningkatkan kesejahteraan warga,” tutup Sukirno. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria