Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Wujudkan Program Nasional Presiden Prabowo, Kukar Targetkan 115 KDMP Terbangun di Juli 2026

Elmo Satria Nugraha • Sabtu, 18 April 2026 - 20:20 WIB
Sekda Kukar Sunggono saat menghadiri peletakan batu pembangunan KDMP Sangasanga Muara (Istimewa)
Sekda Kukar Sunggono saat menghadiri peletakan batu pembangunan KDMP Sangasanga Muara (Istimewa)
 
 
PROKAL.CO, TENGGARONG - Langkah memperkuat ekonomi desa yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai terasa di Kabupaten Kutai Kartanegara. Ratusan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kini berdiri, menjadi bukti percepatan implementasi program nasional di daerah.
 
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sendiri memiliki target 115 koperasi, dan sekitar 100 unit telah terbangun. Sisanya masih dalam tahap pembangunan dan perencanaan, dengan target rampung pada Juli 2026.
 
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono mengatakan hal ini. Bahkan ia ikut melakukan peletakan batu pertama Gedung KDMP di Jalan Telaga, RT 006, Kelurahan Sangasanga Muara, Kecamatan Sangasanga, Selasa (14/4/2026) lalu.
 
“Di Kutai Kartanegara sendiri, saat ini progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sudah berjalan. Kecamatan Sangasanga itu seluruh kelurahan sudah terbangun KDMP,” ujarnya.
 
Ia merinci, tujuh koperasi masih dalam proses pembangunan dan delapan lainnya dalam tahap perencanaan. Percepatan juga dilakukan agar Kukar dapat berkontribusi maksimal terhadap target nasional pembentukan koperasi desa yang menjadi prioritas pemerintah pusat.
 
“Kami menargetkan hingga Juli 2026 seluruh target tersebut bisa terpenuhi,” tegasnya.
 
Ia menambahkan, keberadaan KDMP tidak hanya menjadi proyek pembangunan fisik, tetapi instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dari level desa, sejalan dengan arah kebijakan nasional.
 
“Dengan demikian, target 115 koperasi di Kutai Kartanegara diharapkan dapat tercapai sesuai waktu yang telah ditentukan,” lanjutnya.
 
Pemkab juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan koperasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan.
 
“Keberadaan koperasi ini untuk masyarakat. Pengelolaannya juga harus melibatkan warga agar benar-benar dimanfaatkan,” ujarnya.
 
Sejumlah KDMP kini telah beroperasi dan mulai menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. Sementara sisanya terus dikebut penyelesaiannya, guna memperkuat fondasi ekonomi desa sebagaimana arah program nasional pemerintah. (moe)
Editor : Indra Zakaria
#kutai kartanegara