PROKAL.CO, TENGGARONG – Peran pers atau media dalam sebuah pemerintahan bukan sekedar penyalur informasi. Ia bisa menjadi alat kontrol, penyampai informasi, sekaligus ruang partisipasi publik dalam mewujudkan pemerintahan yang demokratis. Sebagaimana kedudukannya sebagai pilar keempat demokrasi, setelah yudikatif, legislatif dan eksekutif.
Peran ini juga yang terus ditekankan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri dalam hal membangun daerah. Aulia mengatakan, media, adalah unsur penting dalam konsep pembangunan pentahelix yang digaungkan Pemkab Kukar. Peran media menjadi satu kesatuan bersama pemerintah, swasta, masyarakat, dan akademisi.
“Kami berharap media dapat membantu melakukan monitoring dan evaluasi, serta menyampaikan kepada publik apakah kebijakan yang dijalankan sudah tepat di lapangan,” tutur Aulia, Senin (20/4/2026).
Dalam beberapa forum bersama media, Aulia terus menekankan peran penting media. Ia menyebut bahwa media adalah cermin serta mitra dalam membangun Kukar. Untuk itu ia menegaskan bahwa Pemkab Kukar harus media friendly—dimana seluruh jajaran kepala dinas harus terbuka dan responsif terhadap media.
“Karena masyarakat berhak mengetahui kinerja pemerintah,” tuturnya.
Pun Aulia juga meminta media untuk terus menjadi pengingat, dan menegurkan pemerintah. Apabila terdapat hal-hal yang perlu dibenahi, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih baik dan dirasakan masyarakat Kukar.
“Kami perlu diingatkan apabila ada hal yang perlu dibenahi, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tutup Aulia. (moe)
Editor : Indra Zakaria