Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Temu Karya Karang Taruna Kaltim di Kukar, PNKT Tekankan Peran Pemuda Jadi Kekuatan Baru Pembangunan Daerah

Elmo Satria Nugraha • Selasa, 12 Mei 2026 | 23:23 WIB
Temu Karya Karang Taruna Kaltim di Kabupaten Kutai Kartanegara (Elmo/Prokal.co)
Temu Karya Karang Taruna Kaltim di Kabupaten Kutai Kartanegara (Elmo/Prokal.co)

 PROKAL.CO, TENGGARONG – Peran Karang Taruna tak lagi sekadar organisasi kepemudaan di tingkat kampung. Di Kalimantan Timur, organisasi sosial itu kini didorong menjadi kekuatan strategis pembangunan daerah, mulai dari penguatan UMKM, ketahanan pangan, hingga menjaga lingkungan hidup dan budaya lokal.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Grand Elty Singgasana, Selasa (12/5/2026). Forum dengan tema “Satukan Gerakan, Wujudkan Indonesia Emas 2045” ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran Karang Taruna sebagai mitra pemerintah di tengah masyarakat.

Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Ahmad Bahtiar Sebayang menegaskan, konsolidasi dilakukan agar Karang Taruna semakin produktif dan mampu hadir membantu kerja-kerja pemerintah hingga tingkat paling bawah.

“Kami melakukan konsolidasi ini dalam rangka melakukan tata kelola organisasi supaya ke depan kepengurusan Karang Taruna bisa semakin produktif, utamanya membantu kerja-kerja pemerintah di Kalimantan Timur, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, sampai ke tingkat paling bawah,” ujarnya.

Karang Taruna, ujar Bahtiar memiliki posisi strategis. Karena berada di bawah pembinaan sejumlah kementerian, seperti Kementerian Sosial, Kementerian Olahraga, dan Kementerian Desa. Karena itu, organisasi tersebut diharapkan aktif mengisi ruang-ruang sosial di masyarakat.

“Sebagaimana pesan Ketua Umum kami, Karang Taruna ke depan juga diharapkan bisa menjadi pusat inkubasi bisnis bagi teman-teman, melahirkan serta terus menjaga dan merawat pelestarian budaya dan kearifan lokal,” katanya.

Bahtiar juga menekankan pentingnya peran Karang Taruna dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mulai dari pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, hingga isu lingkungan hidup.

“Kami juga ingin memastikan UMKM tumbuh dan berkembang, ekonomi kreatif berjalan produktif, serta memastikan urusan lingkungan hidup tetap terjaga di Kalimantan Timur,” jelasnya.

Karena keberhasilan Karang Taruna ke depan akan terlihat dari seberapa besar organisasi tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, Bahtiar juga mengajak seluruh elemen pemuda menjaga kondusivitas pasca momentum politik. Menurutnya, saat ini merupakan fase membangun daerah secara bersama-sama.

“Momentum politik dan pemilihan-pemilihan sudah selesai pada Pilkada kemarin. Sekarang ini eranya membangun,” tegasnya.

“Sekarang saatnya kita bersama-sama membangun Kalimantan Timur dan 10 kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Timur. Kami di Karang Taruna menyiapkan pikiran dan tenaga untuk membantu kerja-kerja pemerintah,” sambungnya.

Ia berharap pemerintah daerah melihat Karang Taruna sebagai aset pembangunan, bukan sekadar organisasi pelengkap.

“Kami Karang Taruna ingin dianggap sebagai aset, bukan beban. Kami ingin dianggap sebagai mitra strategis dan berharap dalam proses perencanaan pembangunan bisa diajak dan dilibatkan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji mendorong Karang Taruna ikut mengambil peran dalam mendukung program swasembada pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Bagi Seno Aji, pemuda harus mulai terlibat langsung dalam pembangunan sektor pertanian di Kaltim.

“Harapannya para pemuda yang di Temu Karya Karang Taruna ini bisa mengisi pembangunan di Kalimantan Timur. Karena Asta Cita Presiden Prabowo kita akan swasembada pangan di Kaltim,” ujarnya.

Ia bahkan mendorong lahirnya petani muda dari kalangan Karang Taruna.

“Karang Taruna untuk membantu petani atau bahkan turun langsung mengabdikan diri sebagai petani muda yang bisa membuat Kaltim swasembada pangan,” kata Seno.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyebut Kukar merasa terhormat menjadi tuan rumah Temu Karya Karang Taruna tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, Karang Taruna memiliki kekuatan organisasi yang lengkap hingga level desa dan RT.

“Karang Taruna ini merupakan organisasi dengan struktur yang lengkap, punya struktur sampai di tingkat desa dan kelurahan. Tentunya ini bisa menjangkau sampai tingkat paling rendah, yaitu RT,” ujarnya.

Aulia juga menyinggung sosok Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono yang dinilai menjadi magnet besar bagi penguatan organisasi Karang Taruna di daerah.

“Selain itu, magnet dari Karang Taruna ini sendiri adalah ketua umum atau pengurus nasional Karang Taruna, yaitu anggota legislatif dari dapil Kalimantan Timur, Bapak Budisatrio. Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mensukseskan program-program dari Karang Taruna,” katanya.

Pemkab Kukar sendiri berencana merevitalisasi peran Karang Taruna agar lebih aktif mendukung program pembangunan berbasis masyarakat, termasuk program RT Ku Terbaik.

“Kita berharap dengan kekuatan dan jaringan yang dimiliki Karang Taruna, organisasi ini bisa menjadi semakin besar,” ucapnya.

“Tentunya Kutai Kartanegara sendiri akan merevitalisasi lagi peran Karang Taruna. Kita punya program seperti RT Ku Terbaik yang membutuhkan bantuan dari Karang Taruna untuk memastikan pembangunan di RT benar-benar sesuai dengan yang kita harapkan,” tutup Aulia. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#kutai kartanegara