Petugas Damkar Kukar, Proklananda, mengatakan laporan kebakaran diterima melalui pesan WhatsApp pada pukul 19.02 Wita.
Tak lama setelah laporan masuk, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian. “Laporan masuk pukul 19.02 Wita dan kami meluncur sekitar dua menit setelah laporan diterima,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima petugas, kebakaran bermula dari aktivitas pembakaran sampah di kawasan tersebut. Namun situasi berubah ketika angin bertiup cukup kencang sehingga api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan. Dugaan sementara, kepanikan warga yang melakukan pembakaran sampah membuat bantuan pemadam kebakaran segera diminta sebelum api semakin meluas.
Dalam penanganan kejadian itu, Damkar Kukar menurunkan satu unit mobil pemadam beserta tiga personel. Meski hanya mengerahkan satu unit, proses pemadaman tetap membutuhkan penanganan cepat karena api telah menjalar ke area sekitar.
“Unit yang diturunkan satu unit saja bersama tiga personel. Pemadaman berlangsung sekitar lima menit karena apinya sudah lumayan menjalar,” kata Proklananda. Setelah dilakukan penyemprotan dan pendinginan, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak kembali menyala.
“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan,” ujarnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kebakaran menyebabkan kerusakan material di area yang terbakar. "Tidak ada korban jiwa sama sekali, hanya kerugian material,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama pada kondisi cuaca berangin yang dapat membuat api dengan cepat menyebar dan memicu kebakaran yang lebih besar. Damkar Kukar juga mengimbau warga untuk tidak meninggalkan api tanpa pengawasan serta segera melapor apabila terjadi keadaan darurat guna mencegah risiko yang lebih besar. (moe)
Editor : Indra Zakaria