Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kurangi Beban Orang Tua, Program Seragam Gratis Kukar Mulai Direalisasikan Tahun Ajaran 2026/2027

Elmo Satria Nugraha • Minggu, 5 Juli 2026 | 17:13 WIB
Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah (Elmo/Prokal.co)
Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Memasuki tahun ajaran baru biasanya menjadi momen yang cukup menguras pengeluaran orang tua. Selain biaya perlengkapan belajar, pembelian seragam sekolah menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus dipenuhi sebelum anak mulai bersekolah.

Mulai tahun ajaran 2026/2027, beban tersebut akan mulai berkurang. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara segera merealisasikan Program Seragam Gratis, salah satu program dedikasi Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin yang menyasar seluruh murid baru jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Seiring rampungnya pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar kini mulai mematangkan seluruh persiapan agar program dapat direalisasikan sesuai sasaran. Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, memastikan pembagian seragam gratis akan dilaksanakan setelah seluruh proses SPMB selesai dan data peserta didik baru dinyatakan final.

“InsyaAllah program seragam gratis tetap dilaksanakan setelah proses penerimaan SPMB selesai. Nanti akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati,” ujar Heriansyah, beberapa waktu yang lalu.

Pendataan jumlah murid baru menjadi tahapan penting sebelum penyaluran dilakukan. Data tersebut lanjut Heriansyah, akan menjadi dasar dalam menentukan jumlah seragam yang diproduksi sehingga seluruh penerima memperoleh haknya secara tepat sasaran. Untuk mekanisme penyaluran, pemerintah akan melibatkan koperasi sekolah di masing-masing satuan pendidikan.

“Jadi nanti itu mekanisme penyalurannya dilakukan melalui koperasi sekolah dengan terlebih dahulu melakukan pendataan jumlah siswa yang diterima di masing-masing sekolah,” paparnya.

Selain memastikan distribusi berjalan efektif, pendataan juga menjadi dasar dalam menghitung kebutuhan anggaran program. Hingga saat ini, Disdikbud belum dapat memastikan besaran anggaran yang akan digunakan karena masih menunggu hasil akhir SPMB di seluruh sekolah.

“Setelah jumlah siswa baru yang menjadi penerima manfaat sudah didata, baru bisa kita ketahui berapa nilai anggarannya,” jelasnya. Program Seragam Gratis menjadi salah satu kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Kukar dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus mengurangi beban ekonomi keluarga, khususnya saat memasuki tahun ajaran baru ketika kebutuhan perlengkapan sekolah meningkat.

Melalui program ini, setiap murid baru jenjang PAUD, SD, dan SMP diharapkan dapat memulai kegiatan belajar dengan perlengkapan yang memadai tanpa menambah beban pengeluaran orang tua. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan layanan pendidikan semakin inklusif dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#kutai kartanegara