Pegawai Outsourcing Diskominfo Kukar Bakar Ruang Rapat, Mengaku Kesal Jadi Bahan Olokan

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:31 WIB
Kondisi ruang rapat Diskominfo Kukar usai Dibakar (Istimewa)
Kondisi ruang rapat Diskominfo Kukar usai Dibakar (Istimewa

PROKAL.CO, TENGGARONG – Aktivitas perkantoran di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara mendadak geger pada Selasa pagi (11/8/2026). Asap hitam tebal mengebul di lantai tiga pukul 07.20 Wita, tepatnya di Ruang Rapat. Pemandangan yang mengejutkan bagi para pegawai yang baru tiba di kantor pagi hari tadi. 

Kebakaran ini bukan sebuah bencana, melainkan sebuah peristiwa yang disengaja. Diakibatkan oleh seorang tenaga outsourcing atau pihak ketiga berinisial AK. 

Dari laporan yang dihimpun Satpol PP Kukar, pelaku AK merupakan tenaga kontrak atau pihak ketiga yang telah bekerja sekitar dua tahun dan bertugas di area ruang rapat Diskominfo. Gerak-gerik mencurigakan AK awal diketahui saat seorang satpam melihat pelaku membawa sebuah galon berisikan cairan.

Isi galon tersebut tidak ditanyakan oleh sang satpam, namun secara kasat mata tidak terlihat seperti air. Tak lama kemudian, asap mulai keluar dari ruang rapat yang terletak di ruang rapat lantai tiga. Asap itu pertama diketahui oleh petugas kebersihan yang bertugas di lantai tiga, ia juga melihat AK keluar membawa wadah yang diduga berisi bensin.

Tidak lama, petugas kebersihan melakukan konfrontasi kepada AK. Namun yang bersangkutan kembali menyiramkan bensin ke lantai, sembari membentak petugas tersebut dan menyuruhnya turun ke lantai bawah. Tak perlu lama sejak kebakaran awal terjadi, petugas pemadam segera tiba.

Enam unit mobil pemadam kebakaran, satu unit kendaraan BPBD, petugas keamanan lingkungan kantor, serta patroli kepolisian berjibaku mengamankan kejadian. Api sempat berkobar, namun berhasil dikendalikan dan padam sekitar pukul 09.10 WITA. Tidak ada korban jiwa, namun ruang rapat mengalami kerusakan terhadap sejumlah fasilitas dan berdampak ke sekitar.

Plt Kepala Diskominfo Kukar Solihin membenarkan terjadinya kebakaran yang disengaja ini. AK merupakan operator di ruang rapat, namun Solihin tidak mengetahui apa masalah yang bersangkutan hingga melakukan pembakaran ini. Namun yang jelas, ia membawa bensin di galon air dan ditumpahkan ke ruang rapat.

“Ada saksi dari OB, cleaning service yang menyaksikan sehingga sehingga cepat bisa diatasi dan dipadamkan,” ujar Solihin.

Usai melakukan pembakaran, AK kemudian turun ke ruangan bawah dan duduk di kantin. Selagi pegawai kantor melakukan pemadaman sementara sembari menunggu pemadam kebakaran datang ke lokasi. Solihin tidak mengetahui apa yang memotivasi pembakaran tersebut, namun AK telah dibawa pihak berwajib untuk langkah selanjutnya.,

“Yang bersangkutan telah diamankan di Polres Kukar,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kasi Humas Polres Kukar Iptu Haryo Jipang Painolan memastikan bahwa pelaku AK telah diamankan untuk proses hukum selanjutnya. Penanganan kasus pembakaran juga tengah dilakukan Satreskrim, dan Diskominfo Kukar telah melakukan pelaporan resmi.

Adapun mengenai pelaku AK dipastikan bertugas sebagai Operator Command Center Diskominfo Kukar sebagai pegawai pihak ketiga atau outsourcing. Saat diamankan, pelaku sempat melakukan perlawanan. Namun berhasil dibawa ke Mapolres Kukar dengan Barang Bukti (BB) yang diamankan berupa BBM jenis Pertalite senilai Rp40 ribu yang dimasukkan dalam galon Aqua.

Untuk pembakaran, sudah direncanakan pelaku sejak malam sebelumnya. Diketahui, pembakaran ini dibumbui kekesalan atau dendam pribadi pelaku terhadap rekan-rekan kerja. Lantaran, orang kantor sering memfoto pelaku secara diam-diam dan menjadi bahan olokan.

“Pelaku merasa kesal karena orang kantor memfoto pelaku diam-diam dan sering. Dan dijadikan bahan olokan,” jelas Haryo. (moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara