PROKAL.CO, TENGGARONG – Api melahap dua rumah dan merusak satu rumah lainnya di RT 13, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Jumat (4/9/2026) malam. Salah satu bangunan yang terdampak merupakan warung makan. Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WITA. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi yang berada cukup dekat dengan pos pemadam sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar Fida Hurasani mengatakan api berhasil dikuasai sekitar 15 hingga 20 menit setelah petugas tiba. “Dengan situasi seperti tadi, karena lokasi kejadian cukup dekat dari sini, kami bisa langsung melakukan penanganan. Alhamdulillah, kurang dari 15 menit, mungkin sekitar 20 menit, api sudah bisa kami kuasai,” kata Fida.
Sebanyak tujuh unit dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Namun, kekuatan armada dan personel Disdamkarmatan Kukar saat ini harus dibagi karena sejumlah unit masih dikerahkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa kecamatan.
“Sementara unit lainnya dikerahkan untuk Karhutla. Jadi, kami memang harus membagi kekuatan karena beberapa kecamatan juga kami backup dalam penanganan karhutla, baik dari sisi unit maupun personel,” jelasnya. Keterbatasan unit juga berpengaruh terhadap ketersediaan air di lokasi. Fida menyebut kapasitas tangki armada mencapai sekitar 20.000 liter, namun sempat habis karena posisi penanganan berada di luar.
“Tadi kami juga merasakan betul kendala ketika unit kami kurang, terutama terkait sumber air. Kapasitas tangki kami sekitar 20.000 liter. Karena posisi kami berada di luar, tadi sempat kehabisan air,” ujarnya. Meski begitu, kondisi tersebut terjadi setelah api berhasil dikendalikan. Bagian bawah bangunan dan perambatan api juga sudah dapat diamankan sehingga tidak meluas.
“Alhamdulillah, begitu air habis, api sudah dapat dikuasai. Untuk bagian bawah dan perambatan api juga sudah bisa kami kendalikan. Jadi, ketika api berhasil kami kuasai, air di unit kami memang sudah kosong,” terang Fida. Proses pemadaman kemudian dilanjutkan dengan pendinginan hingga keseluruhan penanganan berlangsung sekitar satu jam.
Sementara itu, Lurah Timbau Muhammad Furqan mengatakan pihak kelurahan sementara mencatat dua rumah terdampak berat dan satu rumah terdampak ringan. “Untuk sementara ini kami belum bisa memastikan, tetapi kami sudah hitung tadi terdapat dua rumah terdampak berat dan satu rumah terdampak ringan,” kata Furqan.
Pendataan belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena kondisi lokasi masih gelap. Hingga malam itu, juga belum ada warga lain yang melaporkan adanya bangunan tambahan yang terdampak. “Kejadiannya di RT 13,” jelasnya. Terkait penyebab kebakaran, Furqan menyerahkan pemeriksaan kepada kepolisian. Informasi mengenai sumber api juga belum dapat dipastikan.
“Nanti kami belum bisa memastikan. Biar dari polisi saja yang melakukan pemeriksaan. Pagi baru kami bisa memastikan,” ujarnya. Pihak kelurahan akan menyiapkan posko pada Sabtu (5/9/2026) sekaligus melengkapi data kerusakan. Data tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Pemkab Kukar untuk mendapatkan penanganan dan bantuan.
“Besok kami siapkan dari kelurahan, nanti kami siapkan untuk posko. Sembari melengkapi data juga untuk laporan ke kabupaten, kami akan pastikan berapa rumah yang terdampak. Nanti kami laporkan ke BPBD, Damkar, dan pihak terkait lainnya untuk mendapatkan bantuan,” pungkas Furqan. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co