Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

7 Tanda Hubungan Anda Sudah Tidak Cocok! Perbaiki atau Akhiri Sebelum Menjelma Jadi Toxic Relationship

Elista Ita Yustika • 2024-03-18 18:09:56
ilustrasi hubungan yang merenggang
ilustrasi hubungan yang merenggang

 

 Semua hubungan memiliki pasang surutnya masing-masing. Dan mempertahankan hubungan itu, membutuhkan kerja keras dari waktu ke waktu. Kita semua pasti pernah mengalami kesulitan saat menjalin hubungan dengan seseorang yang kita cintai.

Sesekali bertengkar adalah hal yang wajar. Namun, ketika perselisihan ini mengikis rasa hormat terhadap satu sama lain, hal ini perlahan dapat merusak hubungan tersebut. Meskipun hubungan terjalin secara alamiah dan naluriah, bukan berarti hal itu terus menerus harus dipertahankan saat sudah tidak ada lagi keterikatan dan kecocokan. 

Lalu, bagaimana kita tahu hubungan kita itu sudah tidak cocok? Dilansir dari relationshipsnsw.org.au, Senin (18/3), 8 tanda ini menunjukkan bahwa hubungan yang Anda jalin dengan pasangan Anda sudah tidak cocok dan perlu segera diperbaiki atau dipikirkan untuk diakhiri. 

  1. Tidak ada keterikatan emosional

Salah satu tanda utama bahwa hubungan Anda sudah tidak secocok pada awalnya adalah ketika keterikatan emosional sudah tidak terasa.

Padahal, hal ini merupakan dasar dari hubungan yang sehat. Kedua pasangan seharusnya merasa nyaman untuk terbuka satu sama lain dan berbagi pikiran serta pendapat masing-masing. 

Jika Anda tidak lagi sensitif dan terbuka dengan pasangan Anda, sulit untuk mengetahui apakah hubungan tersebut layak untuk dipertahankan atau tidak.

  1. Rusaknya komunikasi

Anda mungkin menyadari bahwa Anda dan pasangan Anda sudah jarang mendiskusikan sesuatu yang terjadi dalam kehidupan masing-masing.

Saat masalah muncul, Anda berdua mungkin akan mengacuhkan masalah tersebut seolah-olah hilang begitu saja. Padahal, didalam hati Anda, Anda masih menyimpan rasa frustrasi terhadap masalah itu.

Ini berarti, masalah tersebut tidak benar-benar diselesaikan dengan baik. Anda dan pasangan Anda justru menganggap seolah-olah hal itu bukanlah sebuah masalah dan mengabaikan begitu saja.

Pada tahap ini, mungkin Anda merasa tidak ada gunanya mencoba menyelesaikan masalah. Alhasil, Anda lebih suka memilih untuk tidak mengatakan apa-apa. 

  1. Komunikasi yang agresif atau konfrontatif

Sisi lain dari kurangnya komunikasi adalah komunikasi yang agresif. Anda dan pasangan mungkin sering berkomunikasi, namun untuk membahas hal-hal yang memicu perselisihan. Ketika Anda berurusan dengan perselisihan ini secara terus-menerus, kemarahan di kedua belah pihak pun akan semakin memuncak. 

Ketika seseorang merasakan frustrasi dalam hubungan seperti ini, mereka akan muali melepaskan energi melalui perilaku agresif atau konfrontatif terhadap pasangannya. 

Bahayanya, perilaku seperti ini dapat mengikis kepercayaan dan rasa hormat satu sama lain, serta mematikan komunikasi di antara pasangan. 

  1. Tidak ada daya tarik untuk keintiman fisik

Keintiman fisik dalam suatu hubungan menentukan apakah hubungan Anda masih bisa dipertahankan atau tidak. 

Jika Anda masih dapat memiliki keintiman fisik yang dekat diluar seks, dan Anda masih menganggap pasangan Anda menarik, kemungkinan besar hubungan Anda hanya perlu untuk sedikit diperbaiki.

Namun, jika Anda sama sekali tidak tertarik dengan pasangan Anda, itu bisa mengindikasikan adanya masalah. Jika pikiran untuk menjadi intim dengan pasangan Anda sudah tidak dirasa menyenangkan lagi, ini menunjukkan bahwa perpisahan mungkin sudah dekat.

  1. Anda tidak mempercayai mereka

Ketidakpercayaan dapat menyebar dalam sebuah hubungan dengan cepat, dan hal ini dapat terjadi secara bertahap.  Pertama, Anda mungkin meragukan pasangan Anda dan merasa tidak yakin terhadap mereka. 

Jika tidak terselesaikan dengan baik, keraguan ini akan berkembang menjadi kecurigaan. Kecurigaan adalah keyakinan tanpa bukti. Hal ini menyebabkan kecemasan dan perasaan khawatir atau tidak nyaman yang sering kali muncul. 

Dan ketika Anda merasa cemas, Anda menjadi takut, dan cenderung menarik diri dari pasangan Anda. Pada dasarnya, kepercayaan adalah fondasi dari sebuah hubungan. Dan ketiadaan kepercayaan, tentu akan menggerogoti hubungan tersebut perlahan-lahan.  

Jika Anda merasa tidak dapat mempercayai pasangan Anda, ini akan menjadi penghalang hubungan kalian berdua. Untuk mendapatkannya kembali, kedua pasangan harus fokus pada akar masalah yang menyebabkan perpecahan kepercayaan ini. (*)

 
 
 
 
 
Editor : Indra Zakaria
#relationship