Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kunci Keharmonisan Keluarga: Psikolog Ungkap Keterbukaan Finansial Bisa Tangkal Perceraian

Redaksi Prokal • Selasa, 19 Mei 2026 | 13:12 WIB
Ilustrasi pasangan (AI)
Ilustrasi pasangan (AI)

 
PROKAL.CO – Masalah keuangan sering kali dituding menjadi biang keladi keretakan dalam rumah tangga. Bukan rahasia lagi jika perkara dompet ini kerap memicu konflik panas antar-pasangan. Menanggapi fenomena tersebut, keterbukaan finansial kini dinilai sebagai fondasi krusial untuk menjaga hubungan tetap sehat dan saling percaya.

Psikolog sekaligus konselor pernikahan, Ratna Sari, menegaskan bahwa pasangan suami istri perlu terbuka sepenuhnya terkait kondisi keuangan mereka. Hal ini mencakup besaran penghasilan, rincian pengeluaran rutin, hingga keputusan finansial besar seperti investasi atau pembelian aset.

"Keterbukaan penuh membuat pasangan merasa dihargai. Ruang privasi kecil tetap dibutuhkan agar tidak merasa dikontrol berlebihan, tapi prinsip utamanya tetap transparansi," jelas Ratna.

Menariknya, Ratna membeberkan bahwa gesekan dalam rumah tangga justru kerap muncul bukan karena sedikit atau banyaknya jumlah uang, melainkan karena perbedaan cara pandang terhadap uang itu sendiri. Perbedaan kebiasaan menabung, pola konsumsi yang konsumtif, hingga skala prioritas pengeluaran bisa menjadi bom waktu jika dibiarkan tanpa diskusi.

Jika perbedaan prinsip ini tidak dibicarakan sejak awal, stres berkepanjangan dipastikan akan membayangi hubungan. "Dalam banyak penelitian psikologi, masalah keuangan menjadi salah satu sumber utama konflik dan perceraian karena stres yang terus-menerus dalam hubungan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ratna juga menyoroti pergeseran budaya dalam struktur rumah tangga modern. Menurutnya, konsep lama yang menganggap laki-laki atau suami sebagai satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas finansial keluarga kini sudah tidak sepenuhnya relevan.

Zaman telah berubah, dan pernikahan ideal saat ini harus dipandang sebagai sebuah kemitraan yang setara. Hubungan yang kokoh membutuhkan komunikasi yang terbuka serta pembagian tanggung jawab bersama, termasuk dalam hal mengelola dan merencanakan keuangan masa depan keluarga. Dengan melunturkan ego dan membangun transparansi sejak dini, pasangan suami istri diharapkan dapat mengantisipasi konflik finansial sebelum berubah menjadi keretakan yang fatal. (*)

Editor : Indra Zakaria
#hubungan