PROKAL.CO- Lingkungan sosial yang sehat adalah kunci dari kebahagiaan dan kesehatan mental. Namun, sadar atau tidak, kita sering kali dikelilingi oleh individu yang membawa dampak buruk bagi psikologis kita, atau yang akrab dijuluki sebagai orang toxic. Sifat toxic bukan sekadar menyebalkan, tetapi juga berbahaya karena energinya bisa menular. Jika Anda terlalu lama bertahan di dekat mereka, pola pikir Anda perlahan-lahan bisa ikut teracuni menjadi negatif. Untuk melindungi kesehatan mental dan kedamaian hidup Anda, mari kenali 9 tanda nyata orang toxic berikut ini:
1. Gemar Bergosip di Belakang
Orang toxic memiliki kebiasaan buruk membicarakan dan memburuk-burukkan orang lain di belakang mereka. Mereka biasanya memiliki penyakit hati; tidak bisa melihat orang lain lebih unggul, lebih bahagia, atau lebih sukses dari dirinya.
2. Bermain Pasif-Agresif
Tipe ini tidak akan pernah jujur saat marah. Mereka lebih memilih menggunakan kode-kode melelahkan seperti mendadak jutek, memasang muka tidak enak, atau melotot. Alih-alih berkomunikasi dengan sehat, mereka menuntut orang lain untuk menebak sendiri isi pikiran mereka.
3. Terjebak Negative Bias (Selalu Berpikir Buruk)
Apapun situasinya, otak mereka selalu otomatis melompat ke kesimpulan yang paling buruk. Tanpa mencari tahu fakta yang sebenarnya terlebih dahulu, mereka sudah keburu berasumsi negatif terhadap niat orang lain atau suatu keadaan.
4. Tiada Hari Tanpa Mengeluh dan Komplain
Bagi mereka, dunia ini tidak pernah ada benarnya. Kerjanya hanya mengeluh dari pagi hingga malam. Akibat terlalu fokus mencari masalah ketimbang solusi, hidup orang-orang seperti ini biasanya stagnan dan tidak berubah bahkan hingga bertahun-tahun ke depan.
5. Suka Menyabotase Hasil Kerja Orang Lain
Hati-hati dalam dunia profesional atau pertemanan dengan tipe ini. Mereka tidak ragu untuk mengambil kredit atau mengklaim hasil kerja keras orang lain sebagai miliknya demi terlihat berjasa, padahal kontribusi mereka nol besar.
6. Mood Swing yang Ekstrem
Berada di dekat mereka rasanya seperti berjalan di atas kulit telur karena suasana hati (mood) mereka yang gampang berubah drastis tanpa alasan jelas. Detik ini mereka bisa sangat ramah, namun detik berikutnya berubah menjadi jutek dan pemarah tanpa sebab yang pasti.
7. Si "Ratu" atau "Raja" Drama
Orang toxic sangat menyukai kekacauan. Mereka hobi membesarkan masalah sepele, memanas-manasi situasi, dan membuat keadaan menjadi rumit. Bagi mereka, hidup tanpa drama rasanya membosankan.
8. Suka Membanding-bandingkan Hidup
Mereka selalu sibuk membandingkan rezeki, anak, pasangan, hingga pencapaian hidupnya dengan orang lain. Meskipun membandingkan diri adalah sifat dasar manusia, orang toxic tidak memiliki kontrol dan kesadaran untuk menghentikan kebiasaan merusak ini.
9. Tidak Tahu Cara Berterima Kasih
Bantuan terbesar apa pun yang Anda berikan akan dianggap sebagai hal biasa dan angin lalu. Mereka tidak pernah tahu cara menghargai ketulusan orang lain dan selalu merasa berhak atas kebaikan yang mereka terima. Jika Anda menemukan tanda-tanda di atas pada orang-orang terdekat Anda, mulailah membuat batasan (boundaries) yang tegas. Menjaga jarak dari orang toxic bukanlah tindakan egois, melainkan bentuk penyelamatan terhadap kesehatan mental diri sendiri. (*)
Editor : Indra Zakaria