Musim Kemarau, Pemkab Mahulu Kirim 700 Paket Sembako untuk Operasi Pasar Murah di Long Apari

Jodi Kristianto • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:52 WIB
PASOKAN: Wabup Mahulu, Suhuk, memeriksa beras SPHP yang akan dikirim menuju wilayah hulu Mahakam di Lapangan Cor Ujoh Bilang, Sabtu, 8 Agustus 2026. JODY KRISTIANTO/KALTIM POST
PASOKAN: Wabup Mahulu, Suhuk, memeriksa beras SPHP yang akan dikirim menuju wilayah hulu Mahakam di lapangan cor Ujoh Bilang, Sabtu, 8 Agustus 2026. JODY KRISTIANTO/KALTIM POST

PROKAL.CO, UJOH BILANG – Musim kemarau membuat warga Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), semakin kesulitan. Air Sungai Mahakam yang semakin surut di kawasan hulu membuat distribusi kebutuhan pokok nyaris lumpuh total. 

Aliran Sungai Mahakam selama ini menjadi jalur utama transportasi warga. Dari pusat kabupaten belum ada jalan darat menuju Kecamatan Long Apari.

Pada Sabtu (8/8/2026) di lapangan cor Ujoh Bilang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahulu melepas Tim Operasi Pasar Murah menuju Kampung Tiong Ohang dan Kampung Long Apari di Kecamatan Long Apari. 

Baca Juga: Warga Long Apari Harapkan Kehadiran Negara, Musim Kemarau, Harga Beras Rp 1 Juta Per Karung

Keberangkatan tim yang dilepas Wakil Bupati (Wabup) Mahulu, Suhuk, ini diharapkan bisa meringankan beban warga yang saat ini kesulitan mendapatkan bahan kebutuhan pokok. Kalaupun pasokan ada, harganya sangat tinggi.  

Tim operasi pasar murah ini diharapkan bisa memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau di tengah gangguan distribusi akibat musim kemarau.

“Kita memahami bahwa Kecamatan Long Apari masih bergantung pada transportasi sungai sebagai jalur utama distribusi barang. Memasuki musim kemarau, kondisi tersebut berpotensi menghambat pasokan kebutuhan pokok,” kata Suhuk membacakan sambutan Bupati.

Dalam operasi pasar murah kali ini, Pemkab Mahulu menyiapkan 700 sak beras premium kemasan 5 kilogram, 700 bungkus gula kemasan 1 kilogram, serta 700 kemasan minyak goreng ukuran 2 liter.

Seluruh komoditas tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat di Kampung Tiong Ohang dan Kampung Long Apari.

“Harapan saya, komoditas yang disalurkan pada hari ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di wilayah tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: 49.742 Warga Samarinda Penerima JKN Dikembalikan Pemprov Kaltim, Dinkes Siapkan Strategi Pelayanan

Kata dia, keberhasilan operasi pasar murah tidak semata-mata diukur dari jumlah komoditas yang dipasok. Lebih penting, seluruh kebutuhan tersebut harus benar-benar tiba di lokasi dan diterima masyarakat sesuai sasaran.

“Pastikan seluruh komoditas dapat disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Kepala daerah memberikan apresiasi kepada Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan operasi pasar murah.

Baca Juga: Ketika Jalur Ekspor Tanjung Santan Kembali Bergerak, Peluang Baru Tumbuh di Pesisir Kukar

Sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi kunci agar intervensi pemerintah tidak berhenti pada pengiriman komoditas, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. (sya/far)

Editor : Faroq Zamzami
Sumber : Kaltim Post
operasi pasar murah Long Apari musim kemarau mahulu