Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Rupiah Tembus Rp17.600, Presiden Prabowo Malah Bercanda: Warga Desa Tenang, yang Pusing yang Suka ke Luar Negeri

Redaksi Prokal • Minggu, 17 Mei 2026 | 09:20 WIB
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

 
PROKAL.CO– Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat untuk menenangkan publik di tengah sentimen negatif pasar keuangan. Menanggapi nilai tukar rupiah yang terus menunjukkan tren melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa pekan terakhir, Kepala Negara menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi yang sangat kokoh.

Pernyataan optimistis tersebut disampaikan Presiden di sela-sela agenda peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Di hadapan para pejabat negara dan jajaran direksi BUMN, Presiden meminta seluruh elemen kepemimpinan untuk tetap fokus bekerja demi kesejahteraan rakyat tanpa harus terpengaruh kepanikan pasar global.

Berdasarkan data penutupan pasar pada Jumat (15/5/2026), posisi mata uang Garuda terpantau bertengger di level Rp17.600 per dolar AS. Kendati angka ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha, Presiden Prabowo justru mencairkan suasana dengan melemparkan kelakar segar yang melibatkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Selama Purbaya bisa senyum, tenang saja, tidak usah khawatir," seloroh Prabowo yang langsung disambut tawa renyah dari para hadirin.

Tidak berhenti di situ, Presiden juga melontarkan pandangan satir mengenai siapa yang paling terdampak oleh pergerakan kurs ini. Menurutnya, masyarakat di wilayah pedesaan tidak perlu ikut panik karena aktivitas ekonomi sehari-hari mereka sama sekali tidak menggunakan mata uang dolar AS. Secara berseloroh, ia menyebut pihak yang paling pusing dengan kondisi saat ini adalah kaum urban yang gemar bepergian ke luar negeri.

Prabowo kemudian menyapa Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, yang turut hadir dalam acara tersebut. Sambil tersenyum, ia menyebut bahwa sosok pengusaha besar seperti Anin-lah yang sebenarnya lebih wajar merasa pusing menghadapi fluktuasi nilai tukar ini, bukan masyarakat kecil di desa.

Agenda peluncuran koperasi desa ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet serta Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Heriyadi. Momentum berkumpulnya para pemangku kebijakan ini dimanfaatkan oleh Presiden Prabowo untuk membakar semangat dan membangun rasa percaya diri nasional di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.

Presiden menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk memiliki mentalitas yang kuat sebagai bangsa pemenang. Ia menyerukan agar kompleksitas serta mental sebagai bangsa yang lemah atau mudah kalah segera dikikis habis dari sanubari seluruh masyarakat. Dengan fundamental ekonomi domestik yang diklaim masih sangat kuat, Indonesia diyakini mampu melewati guncangan eksternal ini dengan baik dan keluar sebagai pemenang di panggung global. (*)

Editor : Indra Zakaria
#prabowo subianto