Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tragedi Kamar Hotel Trenggalek: Oknum Kepsek Asal Tulungagung Tewas Saat Kencan Terlarang dengan Guru SD

Redaksi Prokal • Rabu, 27 Mei 2026 | 11:10 WIB
ilustrasi jenazah
ilustrasi jenazah

 
PROKAL.CO- Jagat maya di platform Instagram dan X mendadak geger oleh kabar mengejutkan dari Jawa Timur. Seorang oknum Kepala Sekolah (Kepsek) sekolah dasar asal Tulungagung berinisial S, dilaporkan meninggal dunia secara mendadak di sebuah kamar hotel di kawasan Trenggalek. Insiden ini langsung menjadi sorotan tajam netizen karena menguak tabir dugaan perselingkuhan sesama abdi negara.

Kisah tragis sekaligus memalukan ini bermula ketika S dan seorang guru SD wanita berinisial MSR yang bertugas di sekolah yang sama, diduga memanfaatkan waktu dinas mereka. Pada suatu Selasa pagi, sepasang rekan kerja yang sama-sama telah memiliki keluarga ini memutuskan untuk check-in di sebuah hotel di Trenggalek. Meski bukan pasangan suami istri sah, keduanya nekat menginap di kamar yang sama demi memadu kasih dalam hubungan asmara terlarang.

Petaka muncul tidak lama setelah keduanya berada di dalam kamar. MSR tiba-tiba panik dan bergegas melapor ke pihak manajemen hotel bahwa S mendadak tidak sadarkan diri. Meski sempat diberikan bantuan darurat berupa napas buatan, nyawa sang kepala sekolah tidak dapat tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa ini langsung mendapat respons cepat dari aparat penegak hukum. Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, mengonfirmasi bahwa setelah menerima laporan tersebut, personel kepolisian langsung diterjunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga bergerak mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian milik korban dan kain yang dikenakan MSR guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam proses pemeriksaan oleh penyidik, MSR memberikan keterangan mengejutkan mengenai detik-detik sebelum kematian pasangannya. Ia menegaskan bahwa sebelum melakukan hubungan badan, S sama sekali tidak mengonsumsi obat kuat atau suplemen stamina sejenisnya. Kendati penyebab pasti kematiannya masih diselidiki, insiden maut ini otomatis membongkar skandal perselingkuhan yang selama ini mereka sembunyikan rapat-rapat.

Sanksi sosial dan kedinasan kini membayangi pihak yang terlibat. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikpora Tulungagung, Muhammad Ardian Candra, membenarkan bahwa kedua oknum tersebut merupakan aparatur sipil negara di bawah naungan mereka. Korban S diketahui merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) murni, sedangkan sang guru SD, MSR, berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hingga saat ini, pihak berwenang masih merahasiakan identitas lengkap keduanya demi menghormati privasi keluarga masing-masing yang terpukul oleh kejadian ini. (*)

Editor : Indra Zakaria
#guru