TANJUNG SELOR – Setelah melewati dua tahapan penjurian, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dinyatakan masuk dalam 30 nominasi Anugerah Tangguh Adhiwarsana (ATA) kategori Wira Sandya Laksana. Dijadwalkan melakukan tahap penilaian ketiga untuk sesi wawancara pada Jumat (29/10).
Tahap penilaian sesi wawancara ini dilakukan secara virtual di Ruang Command Center Lantai 5 Gedung Gadis dan dihadiri oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kaltara, Dinas Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kaltara, Dinas kesehatan Kaltara, dan Perangkat Daerah terkait lainnya.
Dalam tahap wawancara ini, tim penilai yang terlibat terdiri dari Ketua Bidang Perubahan Perilaku (PP) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (STPC-19), Sonny Harmadi dan perwakilan dari Tim Pakar (TP) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (STPC-19), Alphieza Syam.
Kriteria dalam tahapan penilaian ini yakni efektivitas strategi pengendalian multisektor, inovasi penanganan kesehatan, inovasi pemulihan ekonomi, inovasi peningkatan kesejahteraan sosial, dan kualitas pemaparan materi.
Sesi wawancara dimulai dengan pemaparan dari juru bicara Satgas Covid-19 Kaltara, terkait penanganan Covid-19 di Kaltara. Selama masa pandemi ini, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama dengan tim penilai.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy mengatakan penghargaan ini diberikan oleh BNPB kepada pihak-pihak yang dinilai berhasil. Dalam upaya pengendalian bencana yang dalam hal ini Pandemi Covid-19. “Ada penilaian dari segi penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi, kemudian kegiatan bantuan sosial serta inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh daerah,” ungkapnya.
Ia berharap dengan pemaparan yang telah disampaikan pada sesi wawancara, agar dapat menjadi perhatian dan pertimbangan dari panitia pusat. Yang menjadi tim penilai, sehingga dapat membawa Kaltara menjadi salah satu penerima penghargaan.
“Kita ini punya keunikan tersendiri yang lebih spesifik. Kita memiliki kondisi geografis yang sulit, wilayah luas, dan kondisi perbatasan yang dekat dengan negara tetangga,” jelasnya.
Sebagai informasi Anugerah Tangguh Adhiwarsana tahun ini yang bertemakan ‘Kolaborasi Indonesia Tangguh Bencana’ akan dilaksanakan pada 10 November dan rencananya akan dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia. (gg/dkispkaltara)
Editor : izak-Indra Zakaria