PROKAL.CO, SAMARINDA - Dr. Andi Satya Adi Saputra terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda periode 2026–2031 melalui musyawarah mufakat dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Samarinda di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (8/8/2026).
Andi Satya terpilih setelah sejumlah nama yang sebelumnya masuk dalam bursa ketua menyepakati pencalonannya. Musda pun berlangsung tanpa persaingan terbuka.
Sekretaris DPD Partai Golkar Kalimantan Timur Muhammad Husni Fahruddin mengatakan, terpilihnya Andi Satya sekaligus membawa mandat organisasi untuk maju dalam pemilihan wali kota Samarinda pada 2030.
”Komitmen Ketua DPD Kaltim dan hasil pleno Kaltim, siapa pun ketuanya wajib maju. Jadi kalau Dr. Andi Satya terpilih sebagai Ketua DPD Samarinda, maka harus maju sebagai calon wali kota di Samarinda,” kata Husni.
Andi Satya membenarkan adanya mandat tersebut. Namun, ia menilai pembahasan mengenai Pilwali Samarinda 2030 masih terlalu dini.
”Untuk mencalonkan sebagai wali kota ini masih sangat jauh sekali, masih tahun 2030. Politik Kaltim ini masih sangat dinamis, kita lihat saja nanti,” ujarnya.
Menurut Andi Satya, prioritasnya saat ini adalah memperkuat organisasi dan meningkatkan perolehan kursi Golkar di DPRD Samarinda. Pada periode saat ini, Golkar memiliki delapan kursi. Ia menargetkan tambahan sedikitnya dua kursi pada pemilu mendatang.
Untuk mencapai target itu, Golkar Samarinda akan menyasar pemilih muda, termasuk Generasi Z. Andi Satya mengatakan partai perlu membuka ruang lebih besar bagi generasi muda untuk terlibat dalam politik.
”Suara Generasi Z yang akan kita galang ke depan, mengajak mereka untuk terlibat aktif dalam politik Partai Golkar,” katanya.
Sebelum Musda, sejumlah nama sempat disebut sebagai kandidat ketua, termasuk Sapto Setyo Pramono. Namun, melalui pembahasan internal, para kandidat akhirnya menyepakati Andi Satya sebagai calon tunggal.
Wali Kota Samarinda Andi Harun yang menghadiri pembukaan Musda berharap kepengurusan baru Golkar dapat menjaga sinergi dengan pemerintah dan tetap menjadi wadah penyerap aspirasi masyarakat.
”Golkar ini partai tua, kami berharap ada sinergi yang positif dan membawa manfaat luas bagi masyarakat, terlebih Samarinda,” kata Andi Harun.
Ia juga berharap kontestasi politik mendatang berlangsung sehat dan dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Samarinda.
Dengan terpilihnya Andi Satya, Golkar Samarinda kini menghadapi agenda konsolidasi organisasi sekaligus target elektoral. Adapun soal pencalonan wali kota pada 2030 masih menjadi bagian dari dinamika politik yang akan berkembang dalam beberapa tahun ke depan. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co