Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Polres Samarinda Bantah Kasus Motor Mahasiswa Mandek 6 Bulan, Sebut Penyidikan Terkendala Saksi Kunci Kabur

Muhamad Yamin • Selasa, 12 Mei 2026 | 10:34 WIB
Kasat Reskrim Polres Samarinda AKP Agus Setiawan
Kasat Reskrim Polres Samarinda AKP Agus Setiawan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Polres Samarinda membantah tudingan lambannya penanganan laporan kehilangan sepeda motor milik mahasiswa bernama Muhammad Nazim yang viral di media sosial.  Kasat Reskrim Polres Samarinda AKP Agus Setiawan menegaskan laporan dugaan pencurian kendaraan bermotor tersebut tetap berproses dan tidak pernah dihentikan.

"Sebenarnya bukan tidak ditangani. Itu berproses. Dari Polres Samarinda sudah mengirimkan SP2HP sebanyak tiga kali kepada korban," kata Agus kepada wartawan. Menurut Agus, penyidik menghadapi kendala dalam proses penyelidikan karena saksi kunci tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.

Baca Juga: Viral Mahasiswa di Samarinda Mengadu ke Polda Kaltim, Kasus Motor Hilang Disebut Tak Tuntas 6 Bulan

"Saksi kunci yang mengetahui saat pelaku mengambil kendaraan ternyata merupakan salah satu istri dari pelaku," ujarnya. Ia menjelaskan, saat ini saksi tersebut bersama terduga pelaku diketahui tidak berada di tempat dan masih dalam pencarian.

"Saat ini saksi dan pelaku tersebut kabur. Sehingga dalam proses penyelidikan ini saksi-saksi masih kami lengkapi," ungkapnya. Agus menegaskan setiap perkara memiliki tingkat kesulitan berbeda, termasuk dalam pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor.

"Memang dalam setiap kasus ada karakteristik masing-masing. Salah satunya kendala di situ," katanya. Meski demikian, pihaknya memastikan penyidik tetap melanjutkan penanganan perkara dan berupaya melakukan pengungkapan terhadap pelaku. "Ke depan pasti akan kami upayakan pengungkapan baik terhadap pelaku maupun penangkapan dari pelaku," pungkas Agus.

Sebelumnya, video mahasiswa di Samarinda bernama Muhammad Nazmin viral usai menyampaikan surat terbuka kepada Kapolri, Kapolda Kalimantan Timur hingga Kapolres Samarinda terkait laporan kehilangan motornya yang disebut belum tuntas selama hampir enam bulan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#samarinda