Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kala Fest 2026 di Citra Niaga Samarinda, Hadirkan Suasana Masa Lampau, Menggeliatkan Ekonomi Lokal 

Redaksi • Senin, 8 Juni 2026 | 08:00 WIB
KALA FEST 2026: Festival Tempoe Doeloe tahun kedua Digelar di Citra Niaga, Samarinda, 5-7 Juni 2026. ISTIMEWA
KALA FEST 2026: Festival Tempoe Doeloe tahun kedua Digelar di Citra Niaga, Samarinda, 5-7 Juni 2026. ISTIMEWA

PROKAL.CO, SAMARINDA-Event Kalimantan Art Culture and Lokal Aktie Festival (Kala Fest) kembali digelar untuk tahun kedua pada 5–7 Juni 2026 di Citra Niaga, Samarinda.

Mengusung tema Festival Tempoe Doeloe, kegiatan ini berhasil menyedot antusiasme masyarakat dengan jumlah pengunjung yang diperkirakan mencapai puluhan ribu orang.

Baca Juga: Sesali Kegaduhan di Media Sosial, Sarwendah Tan Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu

Festival yang diinisiasi oleh Tirtonegoro Foundation ini menghadirkan suasana khas masa lampau melalui beragam pertunjukan seni, parade busana jadul, kuliner tradisional, serta aktivitas komunitas kreatif.

Selama tiga hari pelaksanaan, kawasan Citra Niaga dipadati pengunjung sejak sore hingga malam hari.

Rahmad Azazi. ISTIMEWA
Rahmad Azazi. ISTIMEWA

Inisiator program, Dr Rahmad Azazi Rhomantoro, menyampaikan Kala Fest merupakan upaya menghadirkan kembali memori kolektif masyarakat sekaligus menghidupkan ruang publik berbasis sejarah. 

Menurutnya, konsep Tempoe Doeloe tidak hanya bernilai nostalgia, tetapi juga menjadi medium edukasi dan penguatan identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga: Demi Keamanan Warga, Dishub Kebut Pemasangan 1.600 Lampu Jalan di Seluruh Penjuru Kota

Kepadatan pengunjung terlihat jelas terutama pada jam puncak, dengan estimasi kehadiran mencapai sekitar 7.000 hingga 10.000 orang per hari, sehingga total selama tiga hari berkisar 21.000 hingga 30.000 pengunjung.

Area panggung, lorong tenant, hingga zona kuliner dipenuhi masyarakat yang menikmati rangkaian acara.

Keberhasilan penyelenggaraan tahun kedua ini menegaskan posisi Kala Fest sebagai salah satu agenda budaya yang semakin diperhitungkan di Kalimantan Timur (Kaltim).

Selain menjadi ruang ekspresi seni dan budaya, festival ini juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dan komunitas kreatif.

Baca Juga: Menembus Jantung Perbatasan: Proyek Raksasa Jalan Malinau-Krayan Masih Butuh Rp 5 Triliun Demi Tembus dan Tuntas

Dengan semangat kolaborasi dan pelestarian kearifan lokal, Kala Fest diharapkan terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat identitas budaya serta menghidupkan kembali denyut ruang publik Kota Samarinda. (*)

Editor : Faroq Zamzami
#kala fest #Citra Niaga #samarinda