PROKAL.CO, SAMARINDA - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan pria inisial GPR usia 23 tahun yang diduga melompat dari Jembatan Mahakam I Samarinda pada Selasa (9/6/2026) dini hari. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian.
Jenazah warga Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang itu ditemukan mengapung di perairan Sungai Mahakam, kawasan Teluk Lerong, Kamis (11/6/2026) dini hari. Berdasarkan laporan relawan ITS-TRC dan Tim SAR Gabungan, informasi penemuan jenazah diterima sekitar pukul 00.36 Wita. Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
"Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi dan pada pukul 01.56 Wita korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," demikian kata Ketua Relawan ITS TRC, Joko Iswanto. Korban ditemukan sekitar 3,27 kilometer dari titik awal lokasi kejadian di Jembatan Mahakam I.
Sebelumnya, Gilang diduga melompat dari Jembatan Mahakam I pada Selasa dini hari. Dugaan tersebut diperkuat oleh rekaman kamera pengawas (CCTV) yang menunjukkan korban keluar dari rumah sebelum kejadian. Selain itu, di sekitar lokasi jembatan ditemukan sandal dan surat yang diduga ditinggalkan korban.
Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Samarinda, relawan ITS-TRC, relawan Kota Samarinda, serta unsur terkait lainnya melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Mahakam. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk penanganan lebih lanjut.
Pencarian terhadap korban secara resmi berakhir setelah jenazah ditemukan dan dievakuasi. (*)
Editor : Indra Zakaria