Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Gelar Seminar Nasional, Program Studi Magister Ilmu Perikanan FPIK UNMUL Bahas Strategi Hilirisasi dan Ketahanan Pangan

Redaksi Prokal • Selasa, 30 Juni 2026 | 08:39 WIB
Dr. Ir. Hj. Fitriyana, S.Pi., M.Si., IPU memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa magister yang telah menyelenggarakan forum ilmiah berskala nasional.
Dr. Ir. Hj. Fitriyana, S.Pi., M.Si., IPU memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa magister yang telah menyelenggarakan forum ilmiah berskala nasional.

SAMARINDA – Mahasiswa Magister Ilmu Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Mulawarman (UNMUL) menggelar Seminar Nasional bertajuk "Hilirisasi Industri Perikanan sebagai Strategi Penguatan Ketahanan Pangan dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Perikanan Indonesia". 

Acara yang berlangsung secara “hybrid” ini digelar di Ruang Kerapu FPIK UNMUL pada Kamis (18/6/2026) pukul 13.30 Wita hingga selesai.  Seminar nasional ini dibuka secara langsung oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Perikanan, Dr. Ir. Hj. Fitriyana, S.Pi., M.Si., IPU. dan Dekan FPIK UNMUL, Dr. Moh. Mustakim, S.Pi., M.Si.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Magister Ilmu Perikanan, Dr. Ir. Hj. Fitriyana, S.Pi., M.Si., IPU memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa magister yang telah menyelenggarakan forum ilmiah berskala nasional. Ia menilai tema hilirisasi perikanan sangat relevan dengan kondisi industri kelautan saat ini yang menuntut adanya peningkatan nilai tambah produk demi menjaga ketahanan pangan nasional. "Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan asosiasi profesi sangat penting. Melalui seminar ini, saya berharap lahir gagasan-gagasan inovatif dari para mahasiswa dan pakar yang dapat menjadi masukan bagi pembangunan perikanan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur," ujarnya. Beliau juga menyampaikan agar perikanan dapat menjadi aspek ketahanan pangan, peningkatan produk perikanan dari mangrove dan penangkapan ikan yang terukur.

Program Studi Magister Ilmu Perikanan FPIK UNMUL juga melakukan penandatanganan Implementation of Agreement dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Kalimantan Timur, Fakultas Perikanan Universitas Palangkaraya dan ISPIKANI sebagai bentuk Implementation/ Action atas dasar Nota Kesepahaman.

Program Studi Magister Ilmu Perikanan FPIK UNMUL juga melakukan penandatanganan Implementation of Agreement dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Kalimantan Timur, Fakultas Perikanan Universitas Palangkaraya dan ISPIKANI.
Program Studi Magister Ilmu Perikanan FPIK UNMUL juga melakukan penandatanganan Implementation of Agreement dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Kalimantan Timur, Fakultas Perikanan Universitas Palangkaraya dan ISPIKANI.

Sebagai *Keynote Speaker*, dalam seminar ini menghadirkan Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Erwin Dwiyana, S.Pi., M.Sc. Dalam paparannya, Erwin menyoroti peran strategis hilirisasi dalam mendongkrak nilai ekspor produk perikanan Indonesia serta strategi pemasaran produk olahan hasil perikanan di pasar global.

Sesi diskusi panel yang dimoderatori oleh Fatmy Yaumil Akhir, S.Pi., mahasiswa Magister Ilmu Perikanan, menghadirkan tiga narasumber ahli dari berbagai latar belakang.  Narasumber pertama, Dr. Maryani, S.Pi., M.Si. selaku Dosen Jurusan Perikanan Universitas Palangkaraya, memaparkan perspektif akademik dan hasil riset terkait teknologi hilirisasi produk perikanan. Selanjutnya, Rusmaniansyah, S.Pi., M.Hut. dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim, membahas implementasi kebijakan dan potensi kelautan serta perikanan di tingkat daerah. 

Terakhir, Wasekjen 3 ISPIKANI, Amrullah Usemahu, S.Pi., M.Si., memberikan pandangan mengenai peran strategis asosiasi profesi dan mahasiswa dalam mendukung ekosistem industri perikanan yang berkelanjutan di Indonesia. Ketua Pelaksana kegiatan, Eriansyah, S.Pi., menyampaikan bahwa seminar nasional ini merupakan wujud kepedulian dan kontribusi nyata mahasiswa Magister Ilmu Perikanan FPIK UNMUL terhadap isu strategis sektor kelautan dan perikanan. 

"Kami mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan organisasi profesi dalam satu forum. Tujuannya satu, merumuskan bagaimana hilirisasi tidak hanya menjadi jargon, tetapi benar-benar memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan serta pembudidaya," ungkap Eriansyah. Berlangsung secara *hybrid*, kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi perikanan, serta pemerhati kelautan, baik yang hadir langsung di Ruang Kerapu FPIK UNMUL maupun yang bergabung melalui platform daring. (*)

Editor : Indra Zakaria
#UNMUL #perikanan