SAMARINDA — Ratusan warga yang didominasi oleh kaum ibu berbondong-bondong memadati kawasan Pasar Merdeka pada Rabu pagi kemarin. Kedatangan mereka bertujuan untuk berburu berbagai perlengkapan sekolah dengan harga miring di stan bazar yang sengaja digelar oleh Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan (Disdag).
Langkah jemput bola ini sengaja diinisiasi oleh pemerintah daerah guna membantu meringankan beban finansial masyarakat di tengah momentum menyambut tahun ajaran baru sekolah yang sudah di depan mata. Untuk menghadirkan harga di bawah pasar, Disdag menggandeng langsung sejumlah distributor dan penyedia barang terpercaya.
Kepala Disdag Kota Samarinda, Nurrahmani, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah agar masyarakat bisa mendapatkan akses perlengkapan sekolah yang terjangkau dan berkualitas.
"Jadi kami menggandeng sejumlah penyedia untuk ikut berpartisipasi dan menyediakan sejumlah keperluan anak sekolah. Mulai buku tulis, tas, sepatu hingga seragam sekolah," ujar Nurrahmani di sela-sela kegiatannya memantau jalannya bazar.
Sejak menit pertama loket dibuka, antusiasme warga langsung meledak. Komoditas pelengkap seperti seragam sekolah dan buku tulis menjadi barang yang paling diburu hingga cepat ludes dalam sekejap. Tingginya animo belanja ini bahkan menarik minat sejumlah pelaku usaha lain untuk ikut serta menjajakan produk mereka di lokasi bazar.
Merespons antusiasme yang luar biasa tersebut, Nurrahmani menegaskan bahwa pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pelaku usaha lain yang ingin bergabung. Terlebih, aksi pasar murah ini dipastikan akan terus berlanjut secara bergilir ke beberapa wilayah kecamatan lainnya di Samarinda.
"Kami mengajak bagi penyedia yang ingin bergabung dalam Bazar. Kegiatan ini akan berlanjut. Kamis hari ini akan digelar di Kecamatan Samarinda Kota dan Jumat besok di Aula Kecamatan Samarinda Ulu, biar warga di sana juga membeli kebutuhan anak mereka," kata Nurrahmani menjelaskan jadwal safari bazar murah tersebut.
Melalui program berkelanjutan ini, Pemkot Samarinda berharap para orang tua tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya tinggi atau repot mendatangi banyak toko demi memenuhi kebutuhan sekolah buah hati mereka.
"Selain harga miring, warga juga bisa belanja di satu tempat untuk mencari keperluan anak-anak mereka," pungkas Nurrahmani menutup penjelasannya. (*)
Editor : Indra Zakaria