Kebakaran Hanguskan Lima Rumah di Samarinda Saat Warga Bersiap Saksikan Final Piala Dunia 2026

Muhamad Yamin • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 07:06 WIB
Kebakaran di Samarinda.
Kebakaran di Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Menjelang euforia pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Timnas Spanyol melawan Argentina, musibah kebakaran justru melanda permukiman padat penduduk di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (19/7) malam itu menghanguskan lima rumah dan menyebabkan tiga relawan terluka saat proses pemadaman.

Kebakaran terjadi di Jalan Untung Surapati, Gang KBB, RT 08, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang. Api dilaporkan berkobar sekitar pukul 22.00 Wita dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.20 Wita atau setelah upaya pemadaman berlangsung selama satu jam 20 menit.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Disdamkar Samarinda dan Info Taruna Samarinda (ITS-TRC), sedikitnya lima rumah tunggal ludes terbakar. 

"Sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) atau 28 jiwa tercatat sebagai penghuni rumah yang terdampak kebakaran," ujar Ketua Relawan ITS TRC, Joko Iswanto.  Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, tiga relawan mengalami luka-luka saat bertugas memadamkan api, sementara seorang warga mengalami sesak napas akibat kepulan asap tebal.

"Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada arus pendek listrik. Tetapi, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," jelas Joko.  Proses pemadaman sempat menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Petugas dan relawan harus berjibaku dengan keterbatasan sumber air, akses jalan yang sempit, serta banyaknya warga yang memadati lokasi untuk menyaksikan kebakaran.

Sebanyak 12 unit mobil tangki pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran dan PMK swasta diterjunkan ke lokasi. Selain itu, 24 mesin pompa portable milik relawan juga dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan lain.

Operasi penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, mulai dari Disdamkar Samarinda, relawan kebakaran, BPBD, PMI, Tim Medis Emergency Medical Team ITS, Polresta Samarinda, Polsek Sungai Kunjang, Sat Brimob Polda Kalimantan Timur, Tagana, PLN, Dinas Perhubungan, hingga organisasi radio amatir Orari.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa jam sebelum ribuan pencinta sepak bola diperkirakan berkumpul di berbagai titik di Samarinda untuk menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina yang berlangsung pada Senin (20/7) dini hari waktu Indonesia.

Para relawan mengimbau warga agar tidak berkerumun di lokasi kebakaran karena dapat menghambat mobilitas petugas dan relawan dalam melakukan upaya penyelamatan serta pemadaman api. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda