SAMARINDA — Seremoni pembukaan Kejuaraan Futsal Gubernur Kaltim 2026 di GOR Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda, pada Senin (21/9/2026) diwarnai kekecewaan para peserta dan tamu undangan. Acara yang sedianya dijadwalkan mulai pukul 09.00 WITA tersebut mengalami penundaan parah hingga mundur hampir tiga jam dan baru terlaksana menjelang siang.
Mundurnya jadwal pembukaan dalam kejuaraan yang melibatkan ratusan pelajar dari kabupaten/kota se-Kaltim ini memicu riak kritik di lapangan. Sempat beredar kabar bahwa keterlambatan terjadi karena panitia menunggu kehadiran Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, untuk membuka acara secara resmi.
Namun, tuduhan tersebut dibantah keras oleh Kabag Protokol Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setprov Kaltim, Median Canserio alias Rio. Ia menegaskan bahwa sejak awal Gubernur tidak memiliki agenda untuk hadir langsung karena tengah memimpin rapat pimpinan.
"Bukan, agenda itu sudah didelegasikan ke Kadispora. Pak Gubernur tidak ada info ke sana, beliau rapat sampai siang," terang Rio.
Rio membeberkan bahwa pendelegasian tugas kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, sejatinya telah diatur dan masuk dalam penyusunan jadwal pimpinan sejak hari sebelumnya.
"Dari biasa tuh kalau Pak Gubernur agendanya dari Minggu malam itu sudah mendelegasikan siapa yang akan menghadiri acara di hari Senin. Jadi sudah didelegasikan di jadwal Kadispora," tegasnya.
Meski seremoni seremonial pembukaan mengalami keterlambatan hingga tiga jam, laga perdana tetap digulirkan oleh panitia agar tidak mengganggu garis waktu kompetisi secara keseluruhan.
Di sisi lain, upaya konfirmasi mengenai penyebab molornya kehadiran pejabat yang ditunjuk belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diterbitkan, Plt Kadispora Kaltim Rasman Rading belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden keterlambatan yang mencederai kesiapan protokoler tersebut. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : sapos.co.id