Targetkan Peluncuran Oktober, Dishub Samarinda Geber Pendataan Parkir Berlangganan Bagi 12 Ribu ASN

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 07:20 WIB
Plang lokasi parkir berlangganan Samarinda.
Plang lokasi parkir berlangganan Samarinda.

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda terus memacu penyelesaian pendataan sekitar 12 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Samarinda. Langkah ini dilakukan guna memperluas basis pengguna program parkir berlangganan yang ditargetkan resmi diluncurkan pada Oktober 2026.

Hingga akhir September 2026, capaian pendataan telah menyentuh angka sekitar 80 persen dari total target.  Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan tenggat waktu hingga 30 September bagi seluruh perangkat daerah untuk merampungkan daftar pegawai, termasuk di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang mencakup guru serta tenaga pendidik.

“Paling lambat tanggal 30 September. Ada beberapa perangkat daerah yang belum siap untuk mengumpulkan data-data ASN,” ujar Manalu pada Selasa (29/9) sore.  Setelah seluruh data terhimpun, Dishub tidak langsung merilis program tersebut. Hasil pendataan akan dipaparkan terlebih dahulu kepada Wakil Wali Kota Samarinda sebelum diajukan ke Wali Kota Samarinda untuk penetapan jadwal peluncuran (launching).

“Kita tinggal minta waktu dari Pak Wali untuk melakukan launching kalau data sudah lengkap,” tambah Manalu. Program parkir berlangganan ini menetapkan tarif tahunan sebesar Rp400 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp1 juta untuk kendaraan roda empat.  Guna memudahkan calon peserta, Dishub menyiapkan beberapa mekanisme pembayaran.  Pembayaran secara langsung (tunai/lunas) dan Pembayaran secara bertahap atau cicilan.

Manalu menekankan bahwa proses pendataan ini bersifat pemetaan potensi, bukan kewajiban mutlak bagi seluruh ASN untuk membayar. Pegawai yang tidak menggunakan kendaraan pribadi—seperti sedang sakit atau selalu diantar pasangan—tetap dicatat sesuai kondisinya tanpa ada paksaan dari atasan. Langkah menyasar belasan ribu ASN ini dilakukan untuk memperkuat basis kepesertaan yang sebelumnya sudah dibuka untuk masyarakat umum.  Berdasarkan data periode 2025–2026, program parkir berlangganan telah mencatat 754 pendaftar dari jalur umum, dengan 656 peserta aktif dan 98 peserta lainnya dinyatakan tidak melanjutkan kepesertaan. (adv/diskominfosmd/i)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda