Dari Sampah Menjadi Manfaat, Puskesmas Mangkupalas Perkuat Kepedulian Lingkungan

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 11:02 WIB
Pegawai beserta staff UPTD puskesmas Mangkupalas melakukan kegiatan kerja bakti. Minggu (25/10/2026) .
Pegawai beserta staff UPTD puskesmas Mangkupalas melakukan kegiatan kerja bakti. Minggu (25/10/2026) .

SAMARINDA – Menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pelayanan kesehatan yang sehat.
Semangat itu ditunjukkan jajaran UPTD Puskesmas Mangkupalas yang melaksanakan kerja bakti bersama seluruh pegawai, dan staff. Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Puskesmas Mangkupalas bergotong royong membersihkan lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan. Sampah dedaunan dan bahan organik yang terkumpul tidak langsung dibuang, melainkan dikumpulkan dan dikelola melalui bak sampah organik khusus untuk pembuatan kompos.

Kepala UPTD Puskesmas Mangkupalas, drg. Rika Ratna Puspita, mengatakan kegiatan kerja bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan puskesmas yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun tenaga kesehatan.

“Kerja bakti ini bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi upaya membangun kebiasaan peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami ingin sampah organik yang dihasilkan dapat dikelola dengan baik sehingga memberikan manfaat,” Ungkap saat dikonfirmasi. Senin (26/10/2026).  Menurut Rika, pemanfaatan bak sampah organik khusus menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi sampah yang terbuang sekaligus mendorong penerapan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab di lingkungan fasilitas kesehatan.

Melalui proses pengomposan, sampah berupa daun kering dan bahan organik lainnya dapat diolah menjadi pupuk yang nantinya dimanfaatkan untuk mendukung penghijauan di sekitar area puskesmas.

“Daun-daun yang selama ini berpotensi hanya menjadi sampah, kini dapat kami manfaatkan sebagai bahan baku kompos. Harapannya, hasil pengolahan ini bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman dan mendukung penghijauan di lingkungan Puskesmas Mangkupalas,” Jelas Rika.

Rika juga menambahkan, keterlibatan seluruh jajaran dalam kegiatan kerja bakti menjadi bagian penting untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.  Kebiasaan memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya juga diharapkan dapat menjadi contoh penerapan perilaku ramah lingkungan yang bisa dilakukan secara konsisten, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Puskesmas Mangkupalas, lingkungan yang bersih dan tertata bukan hanya mendukung kenyamanan pelayanan, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.

Melalui kerja bakti dan pengolahan sampah organik menjadi kompos, Puskesmas Mangkupalas berupaya menghadirkan langkah nyata dalam menjaga lingkungan. Upaya sederhana ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga kebersihan, penghijauan, dan pemanfaatan sampah secara bijak menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. (adv/diskominfo/smd)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda