Rinda Wahyuni Tekankan Pentingnya Literasi Keluarga Lewat SAPA KB

Indra Zakaria • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 18:02 WIB
Ketua PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun
Ketua PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun

 

SAMARINDA – Merencanakan masa depan keluarga tidak hanya berkaitan dengan jumlah anak, tetapi juga memastikan setiap anggota keluarga mendapatkan perhatian, pengasuhan, serta akses informasi kesehatan yang memadai.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, SAPA KB hadir sebagai sarana informasi dan konsultasi yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat Kota Samarinda mengakses layanan keluarga berencana dan kesehatan keluarga.

Kepada awak media, ktua Tim Penggerak PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun, menilai kemudahan memperoleh informasi yang benar menjadi salah satu faktor penting dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

“Setiap keluarga membutuhkan informasi yang tepat agar dapat mengambil keputusan secara bijak, baik terkait perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, maupun pola pengasuhan anak. SAPA KB diharapkan dapat menjadi jembatan yang mendekatkan masyarakat dengan informasi dan layanan yang mereka butuhkan,” Ungkapnya saat ditemui di kantor PKK Kota Samarinda, Jalan S Parman, Samarinda. Senin (26/10/2026).

Menurut Rinda, dinamika kehidupan modern menuntut tersedianya layanan informasi yang mudah dijangkau dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. 

Kehadiran platform berbasis teknologi diharapkan dapat membantu keluarga memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai aspek kehidupan rumah tangga.

Melalui SAPA KB, masyarakat dapat mengakses informasi seputar program keluarga berencana, kesehatan reproduksi, pengasuhan anak, serta informasi layanan yang berkaitan dengan perencanaan keluarga. 

Kehadiran sarana ini diharapkan membantu masyarakat memahami pilihan layanan yang tersedia sekaligus mengetahui ke mana harus mencari pendampingan sesuai kebutuhannya.

“Literasi keluarga merupakan hal yang penting. Ketika orang tua memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pengasuhan anak, mereka akan lebih siap dalam menjalankan tanggung jawab serta memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak,” Jelas Rinda.

Selain itu, Rinda juga menekankan bahwa upaya membangun keluarga berkualitas tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader PKK, dan masyarakat agar informasi serta edukasi keluarga dapat menjangkau lebih banyak warga.

“PKK memiliki peran dalam mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga. Karena itu, kami berharap masyarakat semakin terbuka untuk mencari informasi, berdiskusi, dan memanfaatkan layanan yang tersedia. Keluarga yang berkualitas dibangun melalui pengetahuan, kepedulian, dan pendampingan yang berkelanjutan,” Jelasnya.

Rinda berharap, keberadaan SAPA KB dapat mendorong semakin banyak keluarga di Samarinda untuk mengambil peran aktif dalam merencanakan masa depan, menjaga kesehatan, dan menciptakan lingkungan pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Kami ingin keluarga di Samarinda semakin berdaya, mampu merencanakan masa depan dengan baik, serta membangun hubungan yang harmonis. Dengan informasi yang tepat dan dukungan layanan yang memadai, kita berharap dapat mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” Pungkasnya. (adv/diskominfo/smd)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda