Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pulang Menanggung Malu

octa-Octa • Sabtu, 16 Maret 2019 | 09:26 WIB

SLEMAN - Cerita super buruk dibawa Borneo FC, setelah kalah satu gol tanpa balas kontra Madura United di Stadion Maguwoharjo, Jawa Tengah, kemarin (15/3). Tim beralias Pesut Etam menyudahi Piala Presiden 2019 di Grup D tanpa poin dengan kebobolan delapan gol.

Tergabung bersama Persija Jakarta dan PSS Sleman, Grup D memang berstatus neraka. Namun nasib sial menghampiri Borneo FC yang selalu kalah dari ketiga tim lain.

Melawan Madura United kemarin, sebenarnya permainan Borneo FC memperlihatkan progres yang signifikan. Kubu lawan bahkan dibuat frustasi pada babak pertama yang tak bisa membukukan gol.

Di babak kedua, Borneo FC sebenarnya sempat leluasa melakukan serangan. Bahkan beberapa peluang sempat mengancam gawang yang dijaga Muhammad Ridho.

Namun dewi fortuna lebih berpihak pada Madura United. Laskar Sape Kerap yang memang membutuhkan kemenangan, berhasil membukukan gol lewat David Laly menit ke-77. Keunggulan 1-0 bertahan hingga akhir laga.

Kalah dari Madura United, pelatih Borneo FC Fabio Lopez tetap memuji penampilan anak asuhannya. Dia menilai, para pemain sudah menampilkan permainan maksimal walau hasil akhir sangat mengecewakan.

"Semua bisa lihat bagaimana banyaknya peluang kami dan Madura United. Kemudian lihat satu peluang lawan yang langsung terjadi gol. Secara permainan sudah bagus," ucap Lopez.

Faktor kurang beruntungnya tim memang cukup mengecewakan. Namun Lopez menilai, kekalahan ini masih dinilai normal lantaran bagian dari proses tim.

"Ini masih pramusim dan masih saya anggap normal. Proses untuk lebih baik masih ada dan kami akan manfaatkan waktu itu," jelas Lopez.

Kekecewaan juga dirasakan gelandang Borneo FC, Ichsan Kurniawan. Namun dia menilai, perjuangan tim sudah maksimal walau hasil akhir tak sesuai ekspektasi.

"Selamat untuk Madura United yang berhasil memenangkan pertandingan. Kami akan berusaha lebih baik lagi di banyak pertandingan berikutnya," sebut Ichsan.

Ditemui terpisah, Manajer Borneo FC Ferza Agustia Darma turut kecewa dengan hasil yang didapat tim. Namun dia mencoba merangkul seluruh elemen klub berbenah agar kejadian serupa tak terulang lagi.

"Jujur, harapan besar sebelum pertandingan bisa menahan seri saja sudah bagus. Walau kalah, saya sepakat permainan tim lebih meningkat. Semoga ini menjadi pelajaran berharga yang nantinya membuat tim lebih baik lagi," ujar Ferza.

Sementara dari kubu lawan, pelatih Madura United Dejan Antonic menilai, anak asuhannya sudah bermain baik. Lini pertahanan cukup matang karena hanya kebobolan dua gol sejauh ini. Selain itu, lini depan juga menjanjikan walau hanya membobol lawan sekali.

"Ini kemenangan luar biasa untuk tim kami. Terima kasih untuk seluruh pemain yang sudah berjuang. Kami akan fokus lagi ke laga berikutnya," pungkas Dejan. (*/abi/is)

Editor : octa-Octa