Sedekade belakangan bicara pemain paling layak dibanderol harga selangit, kalau tidak Lionel Messi (Barcelona) maka ya Cristiano Ronaldo (Juventus). Namun seiring bertambah usia keduanya, maka bintang-bintang baru ini yang layak menggusur keduanya.
Seperti dikutip The Sun kemarin (19/3) Mbappe memiliki harga sekitar GBP 189 juta (Rp 3,47 triliun). Harga pemain 21 tahun tersebut diyakini masih bisa naik dan menyentuh angka GBP 200 juta (Rp 3,67 triliun).
Transfermarkt pun merilis daftar sepuluh besar pemain dunia saat ini dengan label termahal. Setelah Mbappe, wide attacker Manchester City Raheem Sterling ada di posisi kedua dengan GBP 151 juta (Rp 2,77 triliun). Rekan setim Mbappe di PSG, Neymar tampil di posisi ketiga dengan perkiraan harga mencapai GBP 151 juta (Rp 2,77 triliun).
Messi jika dibandingkan secara banderol dari Mbappe maka versi Transfermarkt bukan tandingannya. Messi cuma ditempatkan di posisi delapan dengan kisaran harga GBP 132 juta (Rp 2,42 triliun).
"Dia adalah alien. Belum juga pelatih menjelaskan detail instruksi kepada kami semua tapi dia sudah paham apa yang harus dilakukannya," testimoni bek Real Madrid dan timnas Prancis Raphael Varane soal inteligensi rekannya Kylian Mbappe usai keduanya membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 lalu dikutip dari Goal.
Hampir dua tahun setelah Piala Dunia di Rusia, Mbappe pun semakin menunjukkan kalau dirinya adalah calon bintang di masa berikutnya. Transfermarkt menilai pemain kelahiran Bondy, Prancis itu sebagai pemain dengan harga termahal saat ini.
"Semua menunggu pembuktian Mbappe di luar pentas Ligue 1 karena memang disanalah habitatnya. Tahun ini seharusnya di kancah Eropa (Liga Champions, red.) dia bisa membawa timnya sukses ," tulis RMC Sport.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola yang disisihkan Mbappe yang saat itu berkostum AS Monaco di perempat final Liga Champions musim 2016-2017 mengatakan kalau Mbappe tidak pada level dikomparasi dengan Messi.
"Jika melihat apa yang sudah dilakukan Leo (Messi) atau (Cristiano) Ronaldo dalam 10 atau 12 tahun maka Mbappe harus menunjukkan kalau dia sanggup konsisten. Mbappe tak berada dalam intensitas laga seketat keduanya," ucap Pep kepada Sports Mole. (dra)
Editor : izak-Indra Zakaria