BANJARMASIN - Ramadan merupakan salah satu bulan yang sangat dinanti pemain belakang Barito Putera dan juga pemain Tim Nasional U-23, Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi.
Saat berada di kampung halaman, pemain yang beroperasi di bek kanan ini biasa merayakannya dengan beragam kegiatan tradisional. Salah satu yang kegiatan unik adalah membuat petasan. "Biasa buatin petasan," kata Bagas.
Sebelum Ramadan, Bagas sudah berada di Dusun Sindas, Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Rupanya tradisi dusun tersebut salah satunya adalah membuat petasan dari kertas.
Petasan yang dibuat secara tradisional itu setiap hari selama Ramadan dikumpulkan. Setelah itu saat lebaran tiba baru semua dinyalakan serentak dengan anak-anak warga dusun setempat. "Pas lebaran baru dibakar," kata Bagas.
Sayang di Ramadan tahun ini Bagas tanpa kehadiran sang kembaran Bagus Kahfi karena masih berada di Inggris. "Baru tahun ini tidak bersama," kata Bagas.
Selain itu, Bagas juga mengaku suasana Ramadan tahun ini sedikit berbeda karena masih dalam pendemi coronavirus. Bagas juga meluangkan waktu berpuasa dengan bermain game daring favoritnya.
Walau banyak waktu dihabiskan dengan bermain, Bagas tidak lupa untuk menjaga kondisi fisiknya dengan bersepeda keliling kampung halaman. "Biasanya sambil ngabuburit saya juga bersepeda menjaga kondisi fisik," sebut pemain berambut kribo ini.(bir/dye/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin