Inter Milan berburu Campioni d'Inverno alias juara musim dingin Serie A 2023/2024. Hellas Verona harusnya bukan penghalang bagi Nerazzurri.
MILAN—Satu poin sudah cukup bagi Inter untuk menutup paruh pertama musim ini di puncak klasemen. Meski poin mereka bisa dikejar Juventus, Inter yang mencuri satu angka di Allianz Stadium pada November lalu punya selisih gol yang jauh lebih unggul.
Tapi tentu saja pasukan Simone Inzaghi tidak akan membidik target minimal itu. Setelah ditahan imbang 1-1 oleh Genoa di laga sebelumnya, Si Ular Besar, julukan Inter, jelas ingin langsung kembali ke jalur kemenangan.
Modal Inter untuk menatap laga ini dengan optimisme tinggi sangat banyak. Selain tren timpang kedua klub dan posisi mereka di klasemen, tuan rumah juga tak punya jejak mengkhawatirkan menjamu Verona. Dalam 32 duel terdahulu di Giuseppe Meazza, Inter tidak pernah menelan kekalahan dari tetangganya tersebut. Mereka menang 21 kali dan imbang di 11 pertandingan lainnya.
Pada tiga pertemuan terakhir, Inter juga menyapu bersih kemenangan. Bahkan, di tiga pertandingan itu, Verona tidak mampu mencetak satu pun gol.
Keyakinan menjadi juara musim dingin dengan pesta juga didukung oleh fakta bahwa Inter kini bisa kembali menurunkan kekuatan terbaiknya. Sang kapten Inter Lautaro Martinez dan bek sayap Federico Dimarco sudah berlatih penuh setelah pulih dari cedera. Itu artinya, mereka bisa kembali ke starting XI impian Inzaghi.
Meski begitu,Inzaghi tetap mengingatkan anak asuhnya bahwa mereka harus terus meningkatkan performa jika ingin mempertahankan hasil-hasil bagus di 2024 ini. “Kami mengakhiri tahun dengan peringkat yang sangat baik. Kami tahu bahwa perjalanan kami akan panjang, sulit dan kami harus menjadi lebih baik lagi,” kata Inzaghi di situs Inter.
Henrikh Mkhitaryan yang baru saja mendapatkan perpanjangan kontrak hingga 2026 menegaskan mereka akan melakukan lebih dari 100% untuk membuat fans mereka tetap bahagia. “Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mencapai tujuan kami dan memenangkan trofi. Saya ingin melakukan yang terbaik dan menang. Saya ingin membuat fans Inter semakin bangga,” ujarnya.
Senada dilontarkan Federico Dimarco . “Saya senang dengan apa yang dilakukan tim, semoga saja bisa terus seperti ini," kata sang bek sayap kepada Inter TV. Baru saja dipermalukan tim juru kunci Salernitana dan gagal mencetak gol dalam lima dari tujuh pertandingan tandang terakhirnya, pelatih Verona, Marco Baroni menyadari ujian seperti apa yang menanti mereka di Giuseppe Meazza.
Kendati begitu, ia juga memastikan anak asuhnya akan antusias menyambut laga ini. Bagi dia, menghadapi tim besar seperti Inter adalah tantangan spesial yang bisa menempa mereka. “Pada akhir pekan ini kami akan menghadapi tim berdimensi Eropa dan ini harus menjadi peluang besar; terutama untuk mereka yang ingin berkorban,” katanya di Sportal.
Verona yang baru mencetak 15 gol musim ini dan tertahan di peringkat 17 klasemen tidak punya masalah cedera baru. Namun, bursa transfer Januari mengganggu mereka. Selain Isak Hien yang sudah pindah ke Atalanta BC dan Martin Hongla yang akan bergabung Granada, Filippo Terracciano juga dilaporkan sudah tergoda ke AC Milan.
Inter sementara itu memulai tahun baru dengan skuat yang nyaris sempurna. Setelah Martinez dan Dimarco kembali, mereka otomatis hanya akan kehilangan Tajon Buchanan. (amr/jpg/tom)
Editor : izak-Indra Zakaria