Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Benoît Saint Denis: Badai Prancis yang Hancurkan Dan Hooker, Kelas Ringan UFC Makin Panas

Indra Zakaria • 2026-02-02 07:00:00
Benoît "BSD" Saint Denis
Benoît "BSD" Saint Denis

Jika Alex Volkanovski adalah tentang presisi, maka partai tambahan utama (co-main event) adalah tentang penghancuran total dalam UFC 325 di Sydney. Benoît "BSD" Saint Denis terus melanjutkan tren "ngamuk"-nya dengan menghentikan veteran tangguh Dan Hooker lewat TKO di ronde kedua.

Sempat kesulitan menghadapi jarak dan tendangan tubuh Hooker di awal laga, Saint Denis kemudian mengaktifkan rencana tempur yang ia sebut sebagai mode "Seek-and-Destroy" (Cari dan Hancurkan). Begitu pertarungan berpindah ke lantai, BSD menghujani Hooker dengan serangan ground-and-pound yang brutal hingga wasit Herb Dean menghentikan laga saat waktu tersisa hanya 15 detik.

Benoît "BSD" Saint Denis coba mencekik Dan Hooker.
Benoît "BSD" Saint Denis coba mencekik Dan Hooker.

"Berikan saya sabuk sialan itu, saya siap!" teriak Saint Denis penuh emosi di dalam oktagon. Kemenangan ini adalah yang keempat berturut-turut bagi BSD sejak 2025, semuanya diraih lewat penyelesaian (finish).

Peta Persaingan Baru: Menuju Sabuk Emas

Kemenangan dominan ini langsung mengacak-acak peringkat kelas ringan. Saint Denis kini membidik nama-nama besar seperti Justin Gaethje, Max Holloway, hingga sang juara Ilia Topuria. Dengan tumbangnya para veteran seperti Hooker dan kekalahan Paddy Pimblett baru-baru ini, BSD kini menjadi ancaman paling nyata bagi siapapun pemegang sabuk juara.

Malam di Sydney ini menegaskan satu hal: UFC 2026 dimulai dengan ledakan besar, dan para "Singa" tua maupun baru masih memiliki taring yang sangat tajam. (*)

Editor : Indra Zakaria