Belum reda euforia Miami, UFC 328 kembali memberikan kejutan besar. Sosok ikonik Alex "Poatan" Pereira dilaporkan akan naik ke kelas berat (Heavyweight) untuk memperebutkan sabuk juara interim. Lawannya bukanlah sosok sembarangan, melainkan petarung dengan teknik pergerakan luar biasa, Ciryl Gane.
Keputusan Pereira untuk mengejar sabuk di kelas ketiga ini semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu petarung paling ambisius dalam sejarah UFC. Jika berhasil mengalahkan Gane, Pereira akan mencatatkan sejarah yang sulit dikejar oleh petarung mana pun. Di sisi lain, Ciryl Gane mendapatkan kesempatan emas untuk membuktikan bahwa ia masih menjadi penguasa teknis di kelas para raksasa.
Banyak pengamat menilai bahwa rangkaian laga ini adalah langkah berani UFC untuk menjaga momentum pasca-era Jon Jones. Misalnya duel Jiri vs Ulberg diprediksi akan berjalan liar dan mungkin berakhir dengan KO cepat, mengingat keduanya memiliki kekuatan pukulan di atas rata-rata. Sementara itu, duel Pereira vs Gane akan menjadi ajang pembuktian: mampukah kekuatan magis left hook Poatan menumbangkan kelincahan "Bon Gamin" di kelas berat?
Satu yang pasti, akhir tahun ini akan menjadi milik para penggemar UFC. Dengan deretan nama besar dan sabuk juara yang dipertaruhkan, atmosfer persaingan di dunia MMA benar-benar mencapai titik didihnya. (*)
Editor : Indra Zakaria