PROKAL.CO- Juara dunia UFC, Ilia Topuria, baru-baru ini membagikan refleksi mendalam mengenai kehidupan pribadinya, khususnya terkait pelajaran terbesar yang ia petik dari pengalaman perceraian. Di balik sosoknya yang tangguh dan tak kenal takut di dalam oktagon, petarung berjuluk "El Matador" ini menunjukkan sisi emosional yang jujur saat berbicara tentang peran besar seorang ibu dalam membimbing langkah hidupnya.
Topuria mengungkapkan bahwa kegagalan dalam pernikahan memberinya perspektif baru yang mungkin terdengar sederhana namun sangat mendasar. Baginya, pelajaran paling berharga bukanlah tentang strategi atau ego, melainkan tentang pentingnya memercayai intuisi orang tua. Ia mengakui bahwa seringkali seorang ibu mampu melihat tanda-tanda atau ketidakberesan yang tidak tertangkap oleh logika maupun perasaan sang anak saat sedang menjalani sebuah hubungan.
Sambil sedikit berseloroh, Topuria menekankan bahwa ketika seorang ibu merasa ada sesuatu yang tidak berjalan dengan benar, saran tersebut sebaiknya tidak diabaikan begitu saja. Baginya, kejernihan pandangan seorang ibu seringkali melampaui apa yang terlihat di permukaan. Pengalaman ini membuatnya kini lebih menghargai setiap nasihat dan insting yang diberikan oleh ibundanya.
Pernyataan ini ditutup dengan ungkapan cinta yang tulus kepada sang ibu, menegaskan bahwa hubungan keluarga menjadi pilar kekuatan utamanya dalam menghadapi badai kehidupan di luar karier profesionalnya. Bagi Topuria, mendengarkan orang tua adalah bentuk kedewasaan baru yang ia temukan setelah melewati masa-masa sulit dalam kehidupan rumah tangganya. (*)
Editor : Indra Zakaria