PROKAL.CO- Guncangan hebat melanda RAC Arena saat Carlos Prates menyuguhkan simfoni serangan mematikan yang meluluhkan pahlawan lokal, Jack Della Maddalena (JDM), dalam gelaran utama UFC Perth. Sejak bel awal berbunyi, petarung asal Brasil ini tampil begitu dominan dengan akurasi pukulan yang seolah tak menyisakan ruang bagi lawannya untuk bernapas. Setelah mendikte ritme di ronde pembuka, Prates mulai membongkar pertahanan Della Maddalena pada ronde kedua melalui tendangan betis yang sangat keras hingga memaksa jagoan Australia itu terjatuh tepat sebelum bel berakhir.
Dominasi Prates atas JDM yang mantan juara welterweight ini mencapai puncaknya di ronde ketiga yang berlangsung brutal bagi Della Maddalena. Mantan juara kelas welter itu dipaksa mencium kanvas sebanyak tiga kali akibat gempuran tanpa henti. Sebuah lutut terbang yang telak menghantam dagu mengawali kehancuran Della Maddalena, disusul oleh tendangan kepala yang melampaui pertahanan tingginya. Titik puncaknya terjadi saat tendangan kaki yang berdentum keras menjatuhkan Della Maddalena untuk terakhir kalinya, yang segera diselesaikan Prates dengan rentetan serangan susulan hingga wasit menghentikan laga.
Kemenangan impresif ini langsung membuat Prates menatap takhta tertinggi di divisi welter. Dengan penuh percaya diri, ia menyatakan dirinya sebagai striker terbaik di dunia dan menantang pemenang dari duel perebutan gelar antara Islam Makhachev dan Ian Machado Garry. Baginya, kemenangan atas petarung sekelas Della Maddalena adalah bukti valid bahwa ia kini merupakan penantang nomor satu yang siap melibas siapa pun pemegang sabuk juara nantinya.
Suasana panas di Perth tidak berhenti di situ, karena laga pendamping utama juga menyuguhkan drama yang tak kalah mengejutkan. Prospek cerah Australia, Quillan Salkilld, berhasil melewati ujian berat saat menghadapi veteran tangguh Beneil Dariush. Meski sempat terdesak dan dipaksa meladeni permainan bawah Dariush yang dominan di awal ronde, Salkilld menunjukkan ketenangan luar biasa. Begitu ada celah untuk memisahkan diri, Salkilld melepaskan kombinasi serangan kilat yang langsung merobohkan Dariush, memastikan kemenangan KO di ronde pertama sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya menjadi lima laga di UFC. (*)
Editor : Indra Zakaria