PROKAL.CO- Setelah menghancurkan Jack Della Maddalena di hadapan publik Australia, Carlos Prates kini semakin vokal dalam memetakan langkah besarnya menuju takhta juara kelas welter. Petarung asal Brasil ini memberikan bocoran mengejutkan mengenai jadwal perebutan gelar yang belum dikonfirmasi secara resmi, dengan menyatakan bahwa Islam Makhachev akan mempertahankan sabuk juaranya melawan Ian Machado Garry di UFC 330 pada 15 Agustus mendatang. Prates pun menegaskan kehadirannya secara langsung dalam laga tersebut untuk memantau calon lawan masa depannya.
Secara mengejutkan, Prates memberikan dukungan kepada Ian Garry untuk menggulingkan dominasi Makhachev. Menurut "The Nightmare", Garry memiliki perangkat keterampilan yang mumpuni untuk memberikan kejutan dan mengalahkan sang raja pound-for-pound. Prates tidak hanya sekadar menonton; ia sedang memosisikan dirinya sebagai ancaman berikutnya bagi siapa pun yang keluar sebagai pemenang dalam duel akbar tersebut.
Menanggapi kritik skeptis dari para penggemar mengenai kemampuan pertahanan gulatnya—terutama setelah ia sempat dijatuhkan oleh Della Maddalena di ronde awal—Prates menanggapi dengan sangat santai. Ia menekankan bahwa keberhasilannya bangkit dan membalikkan keadaan adalah bukti kematangannya. Prates mengingatkan publik bahwa di balik serangan striking-nya yang mematikan, ia adalah seorang pemegang sabuk hitam Jiu-Jitsu Brasil (BJJ).
"Banyak orang akan bertanya bagaimana mungkin saya bisa melawan Islam jika di ronde pertama saja saya bisa dijatuhkan oleh JDM," ujar Prates dengan penuh percaya diri. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak takut dengan ancaman takedown dari siapa pun, termasuk Makhachev. Baginya, kemampuan pertarungan bawah yang ia miliki adalah jaminan bahwa ia merupakan petarung yang lengkap dan siap menjadi penguasa baru di kelas welter UFC. (*)
Editor : Indra Zakaria