PROKAL.CO- Dunia Muay Thai masih dikejutkan dengan hasil tak terduga dalam laga ulang antara Rodtang Jitmuangnon dan Takeru Segawa yang berlangsung di Ariake Arena, Tokyo. Rekor legendaris Rodtang yang tidak pernah terkalahkan melalui penghentian wasit sejak tahun 2011 akhirnya runtuh dalam ajang perdana ONE Championship bertajuk 'Samurai'. Meski sempat menunjukkan perlawanan sengit di awal laga, sang "Iron Man" harus menerima kenyataan pahit setelah rentetan serangan Takeru memaksanya tunduk di hadapan publik Jepang.
Perjalanan menuju laga ini memang tidak mudah bagi Rodtang, yang sempat dibayangi isu hukum dengan pihak promotor sesaat sebelum naik ring. Di dalam oktagon, petarung asal Thailand tersebut sebenarnya sempat memberikan tekanan, namun situasi berbalik saat Takeru mendaratkan kait kiri mematikan pada ronde kedua. Meski menunjukkan ketangguhan luar biasa dengan bertahan hingga ronde kelima, wasit akhirnya menghentikan pertandingan pada menit 2:22 demi keselamatan Rodtang. Kekalahan ini terasa begitu emosional bagi sang bintang, yang terlihat tak kuasa membendung air mata saat berada di belakang panggung.
Melalui unggahan terbarunya di media sosial, Rodtang akhirnya angkat bicara mengenai kegagalan tersebut. Dengan membagikan momen hangat bersama keluarganya, ia menyampaikan pesan menyentuh bagi para pendukung setianya di seluruh dunia. Ia mengakui bahwa saat ini dirinya sedang berada di titik terendah, namun ia berjanji bahwa kekalahan ini bukanlah akhir dari segalanya. Dukungan keluarga dan cinta dari para penggemar diakuinya menjadi kekuatan utama untuk bisa bangkit dari keterpurukan ini.
Sentimen serupa juga datang dari sang istri, Kanyarat Yoohanngoh, yang setia mendampingi Rodtang dalam masa sulit tersebut. Ia menegaskan rasa bangganya terhadap perjuangan sang suami terlepas dari apa pun hasil yang diraih di atas ring. Pesan penguatan tersebut menjadi sinyal bahwa meski "The Iron Man" sedang terluka, semangat juangnya belum sepenuhnya padam. Rodtang kini bersiap untuk menata ulang kariernya dan berjanji akan kembali lebih kuat demi semua orang yang masih menaruh kepercayaan pada pundaknya. (*)
Editor : Indra Zakaria