Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Petaka Long Lap di Balaton Park: Veda Ega Pratama Terlempar dari Zona Poin Moto3 Hungaria

Redaksi Prokal • Selasa, 9 Juni 2026 | 08:28 WIB
Veda Ega Pratama saat menjalani balapan Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. Pembalap Honda Team Asia finis ke-16 setelah terkena long lap penalty. (Instagram @veda_54)
Veda Ega Pratama saat menjalani balapan Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. Pembalap Honda Team Asia finis ke-16 setelah terkena long lap penalty. (Instagram @veda_54)

PROKAL.CO- Kiprah impresif Veda Ega Pratama di panggung Moto3 2026 harus membentur dinding keras saat melakoni seri Hungaria di Sirkuit Balaton Park. Pembalap muda andalan Honda Team Asia tersebut terpaksa menelan pil pahit setelah finis di posisi ke-16, yang menjadi hasil terburuknya sepanjang musim debut ini sekaligus memutus tren positif dalam mengoleksi poin.

Padahal, pembalap berusia 17 tahun itu mengawali balapan dengan modal yang cukup menjanjikan. Memulai balapan dari posisi start kesembilan, rider bernomor motor 9 ini sempat memamerkan kecepatan kompetitifnya dengan merangsek naik ke posisi keenam dan menempel ketat rombongan terdepan. Sayangnya, momentum emas tersebut seketika buyar akibat hukuman long lap penalty yang harus diterimanya sebagai konsekuensi atas pelanggaran saat sesi kualifikasi.

Begitu memasuki jalur penalti, waktu Veda melorot tajam dan ia langsung kehilangan kontak dengan grup utama. Di kelas Moto3 yang terkenal dengan persaingan super ketat, tertinggal dari rombongan depan adalah kerugian besar yang sangat sulit untuk dipulihkan, hingga akhirnya ia menyentuh garis finis dengan selisih waktu 33,461 detik dari sang pemenang laga, Maximo Quiles.

"Hari ini adalah balapan yang sangat sulit. Penalti Long Lap membuat segalanya sangat sulit," ungkap Veda Ega Pratama dalam keterangan resminya. Ia mengakui bahwa setelah menjalani hukuman tersebut, ia menghabiskan sebagian besar durasi balapan hanya untuk mengejar ketertinggalan posisi yang hilang.

Meski rasa kecewa tidak bisa disembunyikan, Veda menunjukkan kedewasaan mental yang luar biasa dengan tidak mencari kambing hitam atas hasil minor ini. Pembalap asal Indonesia ini dengan berani mengakui kesalahan fatalnya saat kualifikasi dan memilih untuk berlapang dada menerima kenyataan pahit tersebut sebagai bagian dari proses pendewasaan diri di ajang kejuaraan dunia.

"Tentu saja, ini mengecewakan karena saya tahu saya memiliki kecepatan untuk bertarung lebih dekat di depan. Pada saat yang sama, saya harus menerima situasi ini karena penalti adalah konsekuensi dari kesalahan yang saya buat selama kualifikasi," sambung Veda dengan nada optimistis.

Alih-alih terpuruk dalam penyesalan, Veda langsung mengalihkan fokusnya untuk membedah data balapan dan mengevaluasi setiap detail kesalahannya bersama tim. Sebagai seorang rookie, pengalaman pahit di Hungaria ini justru dinilai sebagai pelajaran berharga untuk memperkuat mentalitas bertarungnya di sisa musim.

"Ini semua bagian dari proses pembelajaran dan pengalaman penting lainnya bagi saya sebagai pembalap rookie. Kami akan menganalisis semuanya, belajar darinya, dan kembali lebih kuat di balapan berikutnya," pungkasnya mantap.

Kesempatan untuk menebus kegagalan ini akan segera datang dalam dua pekan ke depan pada seri Moto3 Republik Ceko yang digelar di Sirkuit Brno. Lintasan legendaris tersebut bakal menjadi panggung pembuktian bagi Veda untuk bangkit, merebut kembali posisinya di zona poin, dan membuktikan bahwa mentalitasnya tidak goyah oleh satu akhir pekan yang buruk.(*)

Editor : Indra Zakaria
#Veda Ega Pratama