PROKAL.CO, SAMARINDA – Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Pengprov PJSI) Kalimantan Timur mengirimkan sebanyak 28 atlet untuk mengikuti Kejuaraan Judo Piala Kasat yang berlangsung di Cilodong, Jakarta, pada 24-29 Juni 2026. Ketua Pengprov PJSI Kaltim, Muslimin, mengatakan kontingen Kaltim telah diberangkatkan pada Selasa (24/6/2026) untuk mengikuti kejuaraan nasional tersebut sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kita mengirimkan sebanyak 28 atlet, terdiri dari 18 atlet senior serta 10 atlet cadet dan junior," ujar Muslimin. Ia menjelaskan, seluruh pembiayaan keberangkatan atlet senior ditanggung oleh Pengprov PJSI Kaltim. Sementara untuk atlet kategori cadet dan junior, pembiayaan dibebankan kepada masing-masing pengurus cabang (Pengcab) kabupaten dan kota yang mengirimkan atlet.
Menurutnya, hingga saat ini Pengprov PJSI Kaltim masih menunggu kepastian bantuan pendanaan dari KONI Kaltim yang saat ini tengah berada dalam masa transisi. "Kami sudah mengajukan proposal, tetapi sampai sekarang belum ada kepastian apakah akan dibantu atau tidak. Untuk sementara, Pengprov PJSI Kaltim menanggung sendiri keberangkatan atlet-atlet senior ini," katanya.
Muslimin menegaskan keikutsertaan atlet dalam berbagai kejuaraan nasional sangat penting karena sistem kualifikasi cabang olahraga judo berbeda dengan cabang olahraga lainnya. Ia menjelaskan, atlet judo harus mengumpulkan poin dari setiap seri kejuaraan nasional yang diselenggarakan Pengurus Besar PJSI untuk bisa lolos ke PON.
"Kalau cabang lain menggunakan babak kualifikasi, judo berbeda. Atlet harus mengikuti setiap seri kejuaraan nasional untuk mengumpulkan poin. Setiap juara hingga peringkat delapan atau sepuluh besar memiliki nilai tersendiri," jelasnya.
Sebelumnya, atlet judo Kaltim telah mengikuti Kejuaraan Piala Kapolri dan berhasil meraih sejumlah poin penting. Hasil tersebut diharapkan dapat berlanjut pada Kejuaraan Piala Kasat kali ini.
Dalam kejuaraan tersebut, terdapat 16 medali emas yang diperebutkan dari nomor putra dan putri. Pengprov PJSI Kaltim menargetkan minimal mampu membawa pulang satu hingga dua medali emas. "Kita berharap bisa meraih dua medali emas. Kalau bisa mendapatkan dua emas itu sudah luar biasa. Paling tidak ada medali emas yang bisa dibawa pulang oleh atlet-atlet kita," pungkasnya. (*)
Editor : Indra Zakaria