PROKAL.CO- Dunia seni bela diri campuran (MMA) dihebohkan dengan rilisnya foto resmi fight kit terbaru Conor McGregor. Foto-foto tersebut memperlihatkan transformasi tubuh petarung berjuluk 'The Notorious' itu setelah lima tahun lamanya tidak pernah menginjakkan kaki di dalam Octagon. Namun, bukannya menuai pujian, penampilan fisik terbaru McGregor justru memicu perdebatan sengit dan kekhawatiran di kalangan pencinta UFC.
Seperti yang telah diperkirakan banyak pihak, McGregor yang kini menginjak usia 37 tahun tampak jelas memakan usia, dengan kulit yang sangat kecokelatan (tanned), namun memiliki tampilan otot yang jauh lebih "lembek" dan kurang berisi. Setengah dekade di luar arena yang diwarnai berbagai kasus hukum, serta penggunaan obat-obatan peningkat performa (PED) demi memulihkan cedera patah tulang kering (tibia fracture) yang mengerikan saat melawan Dustin Poirier pada 2021 silam, telah melahirkan versi McGregor yang paling radikal dan berbeda sepanjang kariernya.
Baca Juga: Jelang UFC 329: Conor McGregor Buka Suara Soal Skandal, Bisnis Wiski, hingga Kasus Hukum
Banyak pihak mulai membandingkan bentuk tubuhnya saat ini dengan penampilannya di tahun 2021, namun perbandingan yang lebih akurat adalah saat ia menghadapi Donald 'Cowboy' Cerrone pada tahun 2020—yang menjadi laga terakhirnya di kelas welter. Jika disandingkan, McGregor versi 2026 ini terlihat kehilangan definisi otot dan vaskularitas (urat-urat menonjol) yang ia miliki di tahun 2020. Selain itu, sepasang kakinya tampak jauh lebih ramping, yang disinyalir merupakan dampak jangka panjang dari proses pemulihan cedera patah kaki traumatisnya.
Kondisi fisik ini menjadi alarm bahaya karena McGregor akan langsung menghadapi salah satu ujian paling mematikan dalam kariernya di UFC 329 pada 11 Juli nanti. Lawannya, Max Holloway (34 tahun), saat ini sedang berada di masa keemasan karier bertarungnya dan baru saja memenangkan sabuk BMF di laga terakhirnya. Berbeda dengan McGregor, petarung yang akrab disapa 'Blessed' ini selalu aktif bertarung dan tidak pernah mengambil masa hiatus panjang. Dalam sejarah MMA, usia 35 tahun ke atas sering kali menjadi tembok penghalang besar bagi petarung di kelas-kelas ringan, dan McGregor kini harus bertarung di usia 37 tahun setelah absen total selama lima tahun lebih.
Duel McGregor vs Holloway 2 di kelas welter ini akan menjadi tajuk utama dari total 14 pertarungan yang tersaji di UFC 329 di Las Vegas, uniknya tanpa ada satu pun laga perebutan sabuk juara resmi. Di partai pendukung utama (co-main event), ada duel klasik antara petarung Inggris Paddy Pimblett melawan jagoan Prancis Benoit Saint-Denis di kelas ringan. Kartu utama juga akan diwarnai oleh debut UFC dari peraih medali emas olimpiade Gable Steveson di kelas berat. Sementara itu, nama-nama besar mantan juara dunia seperti Robert Whittaker dan Cody Garbrandt secara mengejutkan harus puas mengisi kartu awal (preliminary card).
Bagi McGregor, ini adalah satu dari dua laga tersisa dalam kontraknya dengan UFC, di mana ada spekulasi ia akan menjajaki jalur pertarungan lain setelah kontraknya habis. Meski begitu, sang pelatih, John Kavanagh, tidak menutup kemungkinan bagi anak asuhnya untuk kembali ke kelas ringan jika ada tawaran laga yang "sangat besar" di masa depan. Di sisi lain, Max Holloway menegaskan dirinya telah bersiap menghadapi versi terbaik dari McGregor dan siap mengakhiri cerita comeback sang rival nomor satu di Las Vegas. (*)
Editor : Indra Zakaria