Menang Mutlak di Debut UFC, Magomed Zaynukov Bawa Nama Klan Nurmagomedov Kirim Ancaman untuk Ilia Topuria

Indra Zakaria • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 07:30 WIB
Magomed Chanko Zaynukov (kanan) melontarkan tendangan ke arah Damian Rzepecki.
Magomed Chanko Zaynukov (kanan) melontarkan tendangan ke arah Damian Rzepecki.

PROKAL.CO- Prospek panas dari Team Nurmagomedov, Magomed "Chanco" Zaynukov, sukses membuktikan reputasinya di panggung terbesar mixed martial arts. Bertarung dalam debut resminya di UFC Abu Dhabi, petarung tak terkalahkan asal Rusia ini menyajikan penampilan mendominasi saat menumbangkan sesama pendatang baru, Damian Rzepecki, lewat kemenangan angka mutlak (30-27, 30-27, 30-27) pada Sabtu lalu.

Datang dengan rekor bersih dan popularitas tinggi—baik karena keberhasilannya menembus UFC lewat Dana White’s Contender Series (DWCS) Oktober lalu, kedekatannya dengan legenda seperti Khabib Nurmagomedov dan Islam Makhachev, hingga meme internet "John Pork" yang melekat padanya—Zaynukov tak mengecewakan. Menghadapi Rzepecki yang juga belum tersentuh kekalahan, Zaynukov mengontrol ritme sejak ronde pertama. Ia dengan tangguh mentahlan upaya wrestling lawan dan mendaratkan pukulan-pukulan bersih.

Momen krusial terjadi pada ronde kedua ketika sikut keras Zaynukov dalam posisi clinch membuat wajah Rzepecki berdarah. Kendati intensitas serangannya sedikit menurun di ronde ketiga dan sempat diwarnai insiden eye poke tidak sengaja pada ronde pertama, keunggulan striking serta kontrol clinch Zaynukov memastikan kemenangan mutlak di lembar penilaian ketiga juri.

Usai mengunci rekor 9-0 dan mempertahankan rekor sempurnanya, Zaynukov memanfaatkan panggung kemenangan untuk melontarkan pesan terbuka serta psywar tajam yang ditujukan langsung kepada juara dunia UFC, Ilia Topuria, beserta timnya. Lewat bantuan penterjemah di atas oktagon, ia merespons provokasi yang sempat dilayangkan kubu lawan.

"Hei, Ilia Topuria, saya cuma ingin memastikan datang ke sini dan menyelesaikan pekerjaan saya... Dia sebelumnya bilang berasal dari tim Ilia Topuria," ujar Zaynukov.

Petarung yang menempa keahliannya di Dagestan ini menegaskan bahwa dirinya merupakan produk asli dari sekolah gaya bertarung mendiang Abdulmanap Nurmagomedov—ayah sekaligus pelatih legendaris Khabib. Dengan warisan tradisi bertarung yang kuat, ia menyatakan siap meladeni siapa pun di divisi lightweight.

"Saya berasal dari klan Nurmagomedov. Saya lahir dari sekolah bertarung Abdulmanap Nurmagomedov. Kami tidak peduli siapa yang harus kami hadapi. Kami akan meladeni siapa saja!" tegasnya.

Kemenangan dominan atas Rzepecki dan tantangan terbuka kepada kamp Topuria makin mempertegas bahwa Magomed Zaynukov bukan sekadar bintang meme internet, melainkan ancaman nyata yang siap mengacak-acak persaingan papan atas kelas ringan UFC. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
magomed zaynukov