Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usai Cuti Bersama, ASN di Balikpapan Terapkan Skema WFA, Diingatkan Bukan Liburan

R

 


Advertisement

Agus Budi Prasetyo
Agus Budi Prasetyo

 

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan resmi memberlakukan sistem work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas kerja tanpa mengganggu pelayanan publik.

Advertisement

Advertisement

Pj Sekretaris Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penerapan WFA dilakukan pada dua periode, yakni 16–17 Maret serta 25–27 Maret 2026. Sementara itu, masa cuti bersama yang bertepatan dengan libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri berlangsung pada 18–24 Maret, dilanjutkan akhir pekan hingga aktivitas perkantoran kembali normal pada 30 Maret.

Meski diberikan keleluasaan untuk bekerja dari mana saja, Agus menegaskan bahwa ASN tetap memiliki tanggung jawab penuh terhadap tugas dan target kinerja masing-masing. Ia mengingatkan bahwa WFA bukan berarti libur total tanpa pekerjaan. “Selama WFA bukan berarti libur dan mereka tinggal di rumah tanpa bekerja. Tetap ada tugas dan target yang harus diselesaikan sesuai waktu yang ditentukan,” tegasnya.

Menurutnya, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) telah menyiapkan penugasan khusus bagi para pegawai selama periode WFA. Penugasan tersebut mencakup pekerjaan yang harus diselesaikan dengan tenggat waktu tertentu, sehingga produktivitas ASN tetap terjaga meskipun tidak bekerja dari kantor.

Agus juga menyebut kebijakan ini menjadi bagian dari uji coba efektivitas dan efisiensi sistem kerja fleksibel di lingkungan pemerintahan. Hal ini sejalan dengan wacana pemerintah pusat, termasuk arahan dari Prabowo Subianto, yang tengah mengkaji penerapan work from home (WFH) sebagai salah satu langkah penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Kendati demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Pemkot memastikan tidak ada gangguan layanan selama periode WFA berlangsung. Setiap OPD telah mengatur sistem piket atau petugas yang tetap siaga di kantor guna memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kalau ada masyarakat yang membutuhkan layanan, tetap harus dilayani. Tidak boleh ada alasan untuk tidak memberikan pelayanan,” ujarnya.

Di sisi lain, terkait tradisi halalbihalal Idulfitri, Pemkot Balikpapan belum merencanakan kegiatan secara besar-besaran tahun ini. Hal tersebut mempertimbangkan kondisi keterbatasan anggaran yang tengah dihadapi. “Sampai saat ini belum ada rencana halalbihalal secara besar. Kalau secara pribadi silakan masing-masing,” pungkas Agus.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Balikpapan berharap keseimbangan antara fleksibilitas kerja ASN dan kualitas pelayanan publik tetap terjaga selama momentum Lebaran. (adv/kominfobpn)

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jual Wadah Air Saat Kemarau, Adik Tebas Jempol Kakak Pakai Badik

Jual Wadah Air Saat Kemarau, Adik Tebas Jempol Kakak Pakai Badik

Jual Wadah Air Saat Kemarau, Adik Tebas Jempol Kakak Pakai Badik BALIKPAPAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di Kota Ba

“ISPU Tembus 112, Gunakan Masker!” – Udara Balikpapan Masuk Kategori Tidak Sehat

“ISPU Tembus 112, Gunakan Masker!” – Udara Balikpapan Masuk Kategori Tidak Sehat

“ISPU Tembus 112, Gunakan Masker!” – Udara Balikpapan Masuk Kategori Tidak Sehat BALIKPAPAN – Kualitas udara di Kota Balikpapan, Kalimantan

“Banyak Aspirasi Harus Dicoret!” – Anggaran Balikpapan Cekak, DPRD Minta Warga Bersabar

“Banyak Aspirasi Harus Dicoret!” – Anggaran Balikpapan Cekak, DPRD Minta Warga Bersabar

“Banyak Aspirasi Harus Dicoret!” – Anggaran Balikpapan Cekak, DPRD Minta Warga Bersabar BALIKPAPAN – Warga Kota Balikpapan tampaknya harus m

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer