
PROKAL.co, BALIKPAPAN – Kecelakaan beruntun melibatkan sejumlah kendaraan terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di dekat pintu masuk Pelabuhan Semayang, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.
Insiden tersebut melibatkan sejumlah kendaraan, mulai dari tiga truk Hino, satu mobil Honda Brio, satu Daihatsu Xenia, satu angkutan kota (angkot), hingga sepeda motor.
Berdasarkan laporan Satlantas Polresta Balikpapan, kecelakaan bermula ketika truk Hino yang mengangkut sawit melaju dari arah Jalan Baru menuju kawasan Lapangan Merdeka melalui Jalan Yos Sudarso.
Saat melintasi badan jalan yang menurun di kawasan dekat Gerbang Gapura Jalan Minyak, truk tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman atau rem blong. Kendaraan kemudian masuk ke jalur sebelah kanan dan menabrak truk Hino lain yang hendak masuk ke Pintu 1 Pelabuhan Semayang. Benturan tersebut membuat truk Hino tersebut menabrak mobil lain yaitu Honda Brio yang berada di belakangnya.
Tak berhenti di situ. Truk Hino yang meluncur tanpa kendali tadi kembali melaju dan menabrak truk lain yang sedang terparkir di pinggir jalan. Akibat benturan, truk parkir itu sampai berpindah posisi hingga melintang di tengah jalan. Kendaraan tersebut kemudian terjatuh dan mengenai sejumlah kendaraan lain yang sedang terparkir di pinggir jalan.
Kendaraan yang ikut terdampak dalam rangkaian kecelakaan tersebut yakni Daihatsu Xenia, sepeda motor serta mobil angkot Suzuki Carry.
Dalam kecelakaan itu, pengemudi truk Hino penyebab kejadian, Sugeng Sukarno, mengalami luka pada bagian kaki. Korban kemudian mendapat penanganan medis di rumah sakit.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka berat dalam peristiwa tersebut. Sementara kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol Muhammad Dahlan Jauhari SH, MH mengatakan, kecelakaan diduga terjadi akibat faktor kendaraan dan manusia. Truk Hino diduga mengalami masalah pada sistem pengereman saat melintas di jalan yang kondisinya menurun. "Dugaan lainnya, pengemudi kendaraan dinilai kurang memperhatikan kondisi kendaraannya sebelum perjalanan sehingga gangguan pengereman tersebut berujung pada kecelakaan beruntun," katanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




