Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Samai Rekor Maradona, Jude Bellingham Cetak Sejarah Baru Saat Inggris Bungkam Meksiko

I
Jude Bellingham cetak dua gol ke gawang Meksiko. (OPTA)
Jude Bellingham cetak dua gol ke gawang Meksiko. (OPTA)

Advertisement

  

PROKAL.CO— Sebuah torehan emas baru saja diukir oleh bintang muda Inggris, Jude Bellingham, di Stadion Azteca yang legendaris. Gelandang berusia 23 tahun tersebut sukses menyamai rekor sang legenda dunia, Diego Maradona, setelah tampil kesetanan dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Inggris kontra tuan rumah Meksiko.

Dalam laga sengit yang berakhir dengan kemenangan tipis 3-2 untuk Tiga Singa, Bellingham menjadi pusat perhatian dunia lewat sepasang gol kilatnya. Hanya butuh waktu luar biasa singkat—tepatnya 98 detik saja—bagi mantan bintang Borussia Dortmund tersebut untuk memborong dua gol sekaligus pada menit ke-36 dan ke-38, yang sempat membawa Inggris unggul nyaman 2-0 di babak pertama.

Advertisement

Namun, daya magis penampilan Bellingham tidak berhenti di situ. Dengan torehan dwigol (brace) tersebut, Bellingham resmi menjadi pemain pertama dalam 40 tahun terakhir yang mampu mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia di Stadion Azteca.

Pemain terakhir yang mampu melakukan hal spektakuler tersebut di stadion ini tidak lain adalah Diego Maradona. Maestro Argentina itu mencatatkan sejarah tersebut pada semifinal Piala Dunia 1986 saat menumbangkan Belgia.

Uniknya, sebelum membobol gawang Belgia pada edisi 1986 tersebut, Maradona lebih dulu mencetak brace ikonik di stadion yang sama pada babak perempat final—dan korbannya saat itu adalah Inggris. Kala itu, Maradona mencetak gol lewat aksi solo run magis yang melewati separuh lapangan serta gol kontroversial yang kini abadi dengan sebutan "Tangan Tuhan".

Advertisement

Kini, empat dekade berselang, takdir seolah berbalik. Giliran bintang masa depan Inggris yang menaklukkan keangkeran Stadion Azteca dan sejajar dengan sang legenda. Kemenangan dramatis 3-2 atas Meksiko ini tidak hanya mengantarkan Jude Bellingham masuk ke dalam buku sejarah sepak bola, tetapi juga memastikan langkah Inggris melaju ke babak perempat final untuk menantang Norwegia yang sudah lebih dulu lolos secara mengejutkan. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jejak Sejarah Meksiko di Piala Dunia: Mengapa Babak Perempat Final Menjadi Kutukan bagi El Tri?

Jejak Sejarah Meksiko di Piala Dunia: Mengapa Babak Perempat Final Menjadi Kutukan bagi El Tri?

Jejak Sejarah Meksiko di Piala Dunia: Mengapa Babak Perempat Final Menjadi Kutukan bagi El Tri? MEXICO CITY — Meksiko dikenal sebagai salah satu negara paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia FIFA. De

Meksiko vs Inggris: Ujian Ketinggian dan Angkernya Estadio Azteca: Tiga Singa Tantang Tembok Kokoh Meksiko

Meksiko vs Inggris: Ujian Ketinggian dan Angkernya Estadio Azteca: Tiga Singa Tantang Tembok Kokoh Meksiko

Ujian Ketinggian dan Angkernya Estadio Azteca: Tiga Singa Tantang Tembok Kokoh Meksiko

Misi Hidup Mati Ceko di Estadio Azteca: Mampukan Narodak Bendung Dominasi Sempurna Meksiko?

Misi Hidup Mati Ceko di Estadio Azteca: Mampukan Narodak Bendung Dominasi Sempurna Meksiko?

Luis Romo menjadi pahlawan kemenangan Meksiko setelah mencetak gol tunggal yang memastikan El Tri mengalahkan Korea Selatan 1-0 dan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Instagram @miseleccionmx)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer