Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Singkirkan Kolombia Lewat Drama Penalti, Swiss Tantang Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

R
Ruben Vargas
Ruben Vargas

Advertisement

 
VANCOUVER — Swiss sukses melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Kolombia lewat drama adu penalti yang mendebarkan di Stadion BC Place, Vancouver, Selasa waktu setempat.

Berdasarkan catatan resmi FIFA, kedua tim bermain imbang tanpa gol (0−0) selama 120 menit penuh. Swiss akhirnya keluar sebagai pemenang setelah unggul 4-3 dalam babak tos-tosan. Dengan hasil ini, Swiss sudah dinanti oleh ujian berat di babak selanjutnya. Mereka akan menghadapi sang juara bertahan, Argentina, pada laga perempat final yang akan digelar di Stadion Arrowhead, Kansas, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB.

Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Kolombia membuka ancaman lebih dulu melalui tendangan keras Gustavo Puerta, namun kiper Swiss, Gregor Kobel, tampil sigap mengamankan gawangnya.

Advertisement

Swiss tidak tinggal diam. Giliran Fabian Rieder yang menebar teror lewat aksi individu yang memukau. Beruntung bagi Kolombia, kiper Camilo Vargas mampu mematahkan peluang matang tersebut. Rieder kembali mendapatkan kesempatan emas melalui eksekusi tendangan bebas, tetapi bola masih menyisir tipis di sisi gawang.

Pemain Swiss rayakan kemenangan.
Pemain Swiss rayakan kemenangan.

Karena kedua tim gagal mengonversi peluang menjadi gol sepanjang 90 menit waktu normal, laga terpaksa dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu (extra time). Memasuki babak tambahan, laga tidak kendur. Kolombia hampir saja memecah kebuntuan andai tendangan Jhon Lucumi tidak membentur mistar gawang Swiss. Tak lama berselang, Jaminton Campaz kembali menguji lini pertahanan Swiss, namun Gregor Kobel lagi-lagi melakukan penyelamatan gemilang.

Advertisement

Swiss sempat membalas lewat upaya Zeki Amdouni. Memanfaatkan celah di lini belakang Kolombia, ia melepaskan tembakan terarah yang sayangnya masih bisa didekap dengan nyaman oleh Camilo Vargas. Hingga 2x15 menit babak tambahan usai, skor kacamata tetap tidak berubah.

Drama Adu Penalti

Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui babak adu penalti. Pada fase krusial ini, mental para pemain Swiss terbukti lebih berbicara. Dua eksekutor Kolombia, Davinson Sanchez dan Cucho Hernandez, gagal menunaikan tugasnya dengan baik setelah tembakan mereka membentur ketangguhan kiper atau meleset. Di sisi lain, Swiss tampil lebih klinis untuk mengunci tiket ke babak 8 besar.

Swiss kini bersiap menghadapi Argentina, yang sebelumnya lolos ke perempat final setelah menghentikan kejutan Mesir dengan kemenangan tipis 3-2. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Argentina vs Swiss: Magis Lionel Messi Ditantang Tembok Disiplin dan Serangan Balik 

Argentina vs Swiss: Magis Lionel Messi Ditantang Tembok Disiplin dan Serangan Balik 

Argentina vs Swiss: Magis Lionel Messi Ditantang Tembok Disiplin dan Serangan Balik 

Taktik Jitu Berjalan Mulus, Murat Yakin Beberkan Kunci Sukses Swiss Singkirkan Kolombia

Taktik Jitu Berjalan Mulus, Murat Yakin Beberkan Kunci Sukses Swiss Singkirkan Kolombia

Berbicara kepada laman resmi FIFA pada Rabu (8/7/2026), Murat Yakin membeberkan bagaimana dinamika strategi yang ia terapkan di lapangan untuk meredam agresivitas para pemain Kolombia sejak peluit awa

Cetak Sejarah Setelah 72 Tahun, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Generasi Spesial Penantang Argentina

Cetak Sejarah Setelah 72 Tahun, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Generasi Spesial Penantang Argentina

Cetak Sejarah Seusai 72 Tahun, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Generasi Spesial Penantang Argentina

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer