Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Siapa yang Bakal Dampingi Petahana..? Hasnur dan Muhidin Sama-sama Punya Modal

miminradar-Radar Banjarmasin • Rabu, 4 Maret 2020 - 20:08 WIB
Muhidin dan Hasnur
Muhidin dan Hasnur

BANJARMASIN – Hasnuryadi diprediksi bakal mendampingi Sahbirin Noor pada Pilgub tahun ini. Manuver ini membuat Haji Muhidin yang sempat diisukan kuat menjadi wakil sang petahana, terancam gagal maju pilkada.

Dua nama ini memang memiliki basis massa yang boleh dikatakan sangat kuat. Hasnur tak bisa dipungkiri masih memiliki magnet di Kalsel. Dia punya modal massa di kalangan pecinta sepak bola Banua karena menjadi pewaris H Sulaiman HB, pemilik PS Barito Putera.

Dua kali mengikuti Pemilihan Anggota DPR RI, Hasnur selalu terpilih. Ini membuktikan dirinya memiliki pendukung yang banyak untuk maju menjadi calon wakil gubernur. 

Soal modal tak perlu ditanyakan lagi. Semua kalangan di Kalsel tahu perusahaan keluarga di bawah bedera Hasnur Group terbilang banyak. Beberapa yang besar beroperasi di sektor perkebunan dan transportasi batubara, dua lini bisnis pendulang uang di Kalsel.

---

Bagaimana dengan Muhidin? Mantan Wali Kota Banjarmasin itu tak bisa dipungkiri memiliki konstituen yang besar.Saat Pilgub 2015 lalu, maju sebagai calon perseorangan, dia hampir saja memenangi Pilgub.

Di bawah komandonya, PAN Kalsel pada Pemilu 2019 tadi mendapat perolehan suara signifikan. Sampai-sampai PAN di DPRD Kalsel mendapat jatah unsur pimpinan bersama PDI Perjuangan dan Gerindra.

Di mata pengamat politik Universitas Lambung Mangkurat, Mahyuni, dua sosok ini memiliki plus minus. Berbicara modal politik, sosial dan ekonomi, baik Hasnur dan Muhidin sebutnya sudah dimilikinya.

Contohnya Hasnur, mantan Ketua Bawaslu Kalsel itu mengatakan, modal politik yang dimilikinya saat ini sebagai Anggota DPR RI dua periode membuktikan dia mempunyai konstiuen yang jelas.

Begitu juga modal sosial, Hasnur sebutnya sangat familiar di tengah masyarakat. Khususnya para fans sepak bola di Banua yang terbilang banyak. “Modal ekonomi, Hasnur juga seorang pengusaha. Ini plusnya,” ujar Mahyuni. 

Begitu juga dengan Muhidin, ketiga aspek tersebut pun dimilikinya. Berbicara modal politik, Muhidin adalah orang nomor satu di PAN Kalsel yang dapat menggerakkan roda politik memperkuat dukungan.

Sedangkan modal sosial yang dimiliki Muhidin, mantan Wali Kota Banjarmasin tersebut sangat familiar, ini dibuktikan pula ketika Pilgub 2015 lalu yang perolehan suaranya kalah sedikit. “Modal ekonomi yang dimiliki Muhidin pun ada. Dia seorang pengusaha. Kedua sosok ini memang sudah pas dan memiliki popularitas yang mumpuni,” tambah Dosen FISIP ULM itu.

Berbicara kekurangan, meski Hasnur memiliki pengalaman dua kali terpilih sebagai Anggota DPR RI, namun dia belum berpengalaman memimpin daerah. Berbeda dengan Muhidin, dia pernah memimpin Banjarmasin sebagai wali kota.

Bagitu pula soal sasaran pemilih, pada Pemilu lalu Hasnur bertarung di daerah pemilih (dapil) Kalsel 2 yang daerahnya meliputi Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru. Dapil ini hampir sama basisnya dengan petahana saat ini.

Berbeda dengan Muhidin, pengalamannya saat Pilgub 2015 lalu, tak hanya mampu meraup suara di dapil 2. Dia juga mampu mendapatkan suara signifikan se Kalsel. “ Muhidin lebih luas. Tapi Hasnur juga sangat populer di dapil 1,” tandasnya. (mof/ran/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Politik