Haul ke-218 Syekh Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan akan digelar di Masjid Tuhfaturroghibin, Dalam Pagar, pada 15 April 2024. Persiapannya semakin dimatangkan.
****
MARTAPURA - Panitia Haul ke-218 Syekh Arsyad Al-Banjari berkumpul pada Rabu (27/3). Mereka mulai merancang beragam persiapan.
Ketua pelaksana Haul Datu Kelampayan ke-218, H Ahmadi Hamid mengatakan sebelum rapat dengan pemerintah provinsi pada Senin (25/3) kemarin, panitia sebenarnya sudah menyusun perencanaan dan mulai bergerak khususnya untuk konsumsi jemaah. "Dari panitia menyiapkan 19 dapur umum dengan kebutuhan beras lebih 700 blek mencukupi untuk 100 ribu jemaah. Air mineral, bumbu, hingga peralatan konsumsi mulai disiapkan panitia," ujar Ahmadi.
Setelah pertemuan dengan Pemprov Kalsel, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin turut memberikan sumbangan sebanyak 100 ekor sapi untuk konsumsi. "Dengan bantuan dari gubernur, dapur umum bertambah dari yang mulanya 19 dapur menjadi 40 dapur umum. Sapi yang diberi gubernur nanti akan dibagi," sebutnya.
Rencananya Haul Datu Kelampayan puncaknya akan berlangsung pada pukul 09.00 Wita. Pemerintah provinsi juga akan mengundang Wakil Presiden Indonesia KH Ma'ruf Amin dan Wakil Ketua PBNU Pusat KH Zulfa Mustofa dalam haul akbar penulis kitab Sabilal Muhtadin tersebut.
"Sebelum jam 12.00 biasanya sudah selesai, berbeda dengan haul Abah Guru Sekumpul. Jadi jemaah saat Subuh sudah banyak yang datang. Kemungkinan sebelum 6 Syawal (15 April, red) sudah banyak yang datang," ujar Ahmadi.
Ahmadi mengungkapkan panitia belum ada menyiapkan penginapan untuk jemaah luar daerah. Namun warga sekitar di Dalam Pagar secara sukarela akan menampung jemaah yang menghadiri haul tersebut.
Ahmadi mengatakan untuk kesiapan kebersihan, pihaknya akan menyiapkan kantong-kantong sampah di sisi jalan untuk memudahkan membuang sampah. "Hendaknya datang bersih, pulang bersih. Jemaah tidak membuang sampah sembarangan," katanya.
Dengan adanya kabar kehadiran orang nomor 2 di Indonesia ke Dalam Pagar Kabupaten Banjar pada perhelatan haul Datu Kelampayan, Ahmadi mengaku gembira dan bersyukur. "Kalau memang beliau hadir, tentunya sangat gembira. Persiapan itu nanti dari pemerintah daerah yang mengaturnya. Semoga acara yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik," harapnya.
Koordinator Lapangan, Zainal Ilmi menambahkan sudah terdaftar 80 tim relawan yang akan membantu. "Satu tim perkiraan 30 orang, dan mungkin ke depannya akan makin banyak. Saat ini, ada dari EBR, SRH, dan MH sudah terdaftar," ungkapnya.
Para relawan akan membantu dalam menata kantong parkir, jalur, dan pengawalan guru alim ulama. "Nantinya jemaah laki-laki dan perempuan akan dipisah. Untuk jemaah perempuan akan diarahkan ke Ponpes Salafiyah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary," ujarnya Zainal.
Sementara kantong parkir, Zainal menyebut di daerah Kampung Melayu akan mencukupi. Di daerah Telok Selong belum terdata, menunggu hasil rapat lanjutan dengan pihak pemerintah.
Survei Lokasi Dalam Pagar
Terkait rekayasa lalu lintas, Ditlantas Polda Kalsel didampingi Dishub dan Polres Banjar melakukan survei ke Masjid Tuhfaturroghibin, Dalam Pagar, Rabu (27/3). Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Kalsel Kompol Abdul Rahman didampingi Kasat Lantas Polres Banjar AKP Risda Idfira menyampaikan pihaknya melakukan pemetaan jalur-jalur untuk rekayasa lalu lintas dan jalur kedatangan para jemaah ke Dalam Pagar pada Haul Datu Kelampayan nantinya.
“Polda Kalsel akan ikut mem-back up Polres Banjar dalam acara haul nanti. Perkiraan sekitar 100 personel akan disiapkan. Dari Dishub, TNI juga akan turun membantu. Nanti kita tunggu hasilnya setelah rapat,” jelasnya.
Kompol Abdul Rahman menyatakan hasil survei lapangan, akses menuju lokasi haul masih banyak yang perlu diperbaiki untuk kenyamanan jemaah. “Ada beberapa ruas jalan yang memerlukan perbaikan,” katanya.
Ia berharap para jemaah yang mengikuti kegiatan haul bisa berjalan aman dan selamat sampai tujuan dengan mengikuti rambu-rambu dan aturan yang telah diberikan oleh para panitia. (*)
Persiapan Haul ke-218 Datu Kelampayan
- Panitia awalnya menyiapkan 19 dapur umum dengan kebutuhan beras lebih 700 blek untuk 100 ribu jemaah.
- Dengan bantuan 100 sapi dari Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, dapur umum bertambah menjadi 40 dapur umum.
- Sudah terdaftar 80 tim relawan. Satu tim perkiraan 30 orang. Para relawan membantu menata kantong parkir, jalur, dan pengawalan guru alim ulama.
- Polda Kalsel akan ikut mem-back up Polres Banjar dengan menurunkan sekitar 100 personel, dibantu dari Dishub dan TNI.